2020, China akan Miliki Rudal Hipersonik yang Mampu Tenggelamkan Kapal Induk AS

Kompas.com - 23/01/2019, 21:20 WIB
Rudal Dongfeng 16 (DF-16) milik China Taipe TimesRudal Dongfeng 16 (DF-16) milik China

BEIJING, KOMPAS.com - China disebut akan memiliki rudal balistik jarak menengah yang mampu menghancurkan dan menenggelamkan kapal induk AS pada 2020.

Dilaporkan China Times, rudal Dongfeng-17 merupakan rudal kelas menengah yang dapat menenggelamkan kapal induk AS, jika ditembakkan sebanyak delapan kali.

Jika roket tersebut dilengkapi dengan hulu ledak berpeluncur hipersonik, maka akan memiliki kemampuan menembus sistem pertahanan rudal AS maupun negara lainnya.

Chen Guangwen, pengamat militer China, mengatakan, Dongfeng-17 akan mustahil dilacak maupun dicegat menggunakan pertahanan misil Barat.


Baca juga: China Kembangkan Sistem Pertahanan yang Bisa Tangkal Rudal Hipersonik

"Jika teknologi hulu ledak hipersonik Dongfeng-ZF telah disempurnakan, senjata tersebut bisa menjadi ancaman besar bagi jaringan pertahanan rudal AS," kata Chen, dikutip United Press International.

Dongfeng-17 adalah peningkatan dari Dongfeng-16B, rudal balistik jarak dekat bertingkat. Rudal balistik tersebut pertama kali diuji coba pada akhir 2017, bertepatan dengan operasi kebebasan navigasi yang dilancarkan AS di Laut China Selatan.

Menurut media China, Dongfeng-17 memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir dan mencapai sasaran di mana pun di seluruh dunia dalam waktu satu jam.

Namun laporan tersebut juga menambahkan, senjata berpeluncur hipersonik itu untuk saat ini belum dapat digunakan menargetkan AS karena peluncur berkecepatan tinggi yang akan menjadi tak bertenaga saat motor roket terlepas.

Chen mengatakan, teknologi hipersonik baru akan diluncurkan militer China pada 2020 dan akan jauh lebih unggul dibandingkan Dongfeng-21D dan Dongfeng-26, yang juga dikenal mampu mengancam kapal induk.

Laporan media China mengenai pengembangan rudal hipersonik tersebut datang di tengah hubungan Beijing dengan Washington yang merosot hingga titik terendah dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga: China Sukses Uji Coba Pesawat Hipersonik yang Mampu Bawa Nuklir

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber UPI
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X