Kirim Kucing Lewat Paket Pos, Pria Taiwan Didenda Rp 41 Juta

Kompas.com - 23/01/2019, 07:44 WIB
Inilah kucing jenis Scottish fold yang dikirim seorang warga Taiwan lewat paket pos. BBC/ Taipei City Government Animal Protection OfficeInilah kucing jenis Scottish fold yang dikirim seorang warga Taiwan lewat paket pos.
|

TAIPEI, KOMPAS.com -  Seorang pria asal Taiwan dijatuhi hukuman denda setelah mengirim seekor kucing lewat titipan kilat di kantor pos.

Menuruut situs berita UDN, pria bermarga Yang (33) dijatuhi denda 60.000 dolar Taiwan atau sekitar Rp 27,6 juta karena melanggar Undang-undang Perlindungan Hewan Taiwan.

Denda dijatuhkan setelah Yang ketahuan mengirimkan seekor kucing jenis Scottish fold di dalam sebuah kotak dan ditujukan ke sebuah tempat penampungan hewan di distrik Banciao.

Baca juga: Pria Singapura Coba Selundupkan Anak Kucing yang Disembunyikan Dalam Celana

Yang juga dijatuhi denda 30.000 dolar Taiwan atau sekitar Rp 13,8 juta karena melanggar Statuta Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Hewan.

Denda ini dijatuhkan setelah petugas mengetahui kucing tersebut belum pernah mendapatkan vaksinasi rabies.

Sementara itu, Kantor Pengawas Kesehatan dan Perlindungan Hewan Taipei berhasil mendapatkan identitas pemilik lewat layanan pengiriman dan kamera CCTV.

Setelah mendapatkan identitas pemilik  kucing itu, polisi langsung menggelar investigasi.

Polisi kemudian menghubungi Yang, si pemilik kucing. Dia mengaku terpaksa melepaskan kucing itu karena tak punya waktu lagi untuk mengurusnya.

Yang menambahkan, kucing itu juga memiliki masalah mobilitas akibat cedera di kakinya yang tak kunjung pulih meski sudah menjalani terapi.

Baca juga: Inggris Larang Penjualan Anak Kucing dan Anak Anjing di Pet Shop

Insiden ini mendapat kecaman dari direktur otorita perlindungan hewan Chen Yuan-chuan.

"Hewan bisa kehabisan udara jika dimasukkan ke dalam kotak dengan ventilasi minim, tak ada akses ke air bersih, dan bisa mengalami tekanan," ujar Chen.

Dia mengimbau agar masyarakat mengikuti cara-cara yang legal saat mereka memutuskan tak bisa mengurus lagi hewan peliharaan.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X