Taiwan Tahan Tujuh Tersangka Kasus Penyelundupan Warga Negara Vietnam

Kompas.com - 22/01/2019, 19:28 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

TAIPEI, KOMPAS.com - Otoritas Taiwan telah menahan tujuh orang yang diduga terlibat dalam kasus hilangnya 152 warga negara Vietnam yang masuk ke negara itu menggunakan visa turis.

Tujuh orang yang ditahan tersebut termasuk tiga warga Vietnam yang tinggal di Taiwan. Mereka diduga sebagai dalang kasus perdagangan manusia dan melanggar aturan keimigrasian.

"Jaringan tersebut berkolaborasi dengan kelompok perdagangan manusia Vietnam yang beroperasi di Vietnam dan Taiwan."

"Mereka merekrut warga Vietnam untuk datang dan bekerja di Taiwan dengan dalih berwisata," tulis pernyataan pihak kejaksaan Taiwan, seperti dilansir AFP.

Baca juga: Presiden Taiwan Panggil Warganya di Amerika untuk Pulang dan Memilih

Sindikat itu memanfaatkan aplikasi pesan untuk merekrut wanita Vietnam yang akan dipekerjakan sebagai pekerja seks dengan bayaran hingga 3.500 dollar Taiwan (sekitar Rp 1 juta) per transaksi.

"Beberapa dari mereka menjadi korban eksploitasi seks karena bertambahnya hutang dan mematok biaya antara 1.000 hingga 3.000 dollar untuk visa," lanjut laporan kejaksaan.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 152 wisatawan asal Vietnam dilaporkan hilang dan tidak diketahui keberadaannya setelah mereka memasuki Taiwan. Diduga mereka dipekerjakan secara ilegal.

Sebanyak 88 warga Vietnam telah diketahui keberadaannya oleh Badan Imigrasi Nasional, dalam pernyataannya, Selasa (22/1/2019). Sementara sebanyak tiga orang diyakini telah meninggalkan Taiwan.

Mereka terancam sanksi deportasi ditambah larangan memasuki Taiwan selama tiga hingga lima tahun.

Pemerintah Taiwan sebelumnya telah meluncurkan program pariwisata yang membidik wisatawaan dari 16 negara di Asia selatan dan tenggara, serta Australia dan Selandia baru.

Upaya tersebut untuk kembali menggairahkan pariwisata di pulau itu setelah kedatangan dari daratan China terus mengalami penurunan.

Jumlah wisatawan dari China dikabarkan mengalami penurunan drastis menyusul hubungan Taipei dengan Beijing yang terus memburuk.

Baca juga: Otoritas Taiwan Selidiki Keberadaan 152 Turis asal Vietnam yang Hilang



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X