Menyatakan Menentang Presiden Maduro, 27 Tentara Venezuela Ditahan

Kompas.com - 22/01/2019, 15:24 WIB
Polisi antihuru-hara berlindung dari lemparan batu dari demonstran dalam aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Caracas, pada Senin (21/1/2019). AFP / FEDERICO PARRAPolisi antihuru-hara berlindung dari lemparan batu dari demonstran dalam aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Caracas, pada Senin (21/1/2019).

CARACAS, KOMPAS.com - Sekelompok tentara Venezuela yang menyatakan menentang Presiden Nicolas Maduro ditahan.

Penangkapan dilakukan tak lama setelah sebuah video mereka yang menyerukan warga untuk turun ke jalan dan mendukung perlawanan beredar di media sosial.

"Kami adalah pasukan profesional Garda Nasional melawan rezim, yang kami tolak sepenuhnya. Kami butuh bantuan Anda, turun ke jalan," kata seorang pria yang mengidentifikasi dirinya sebagai pemimpin kelompok itu dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino mengatakan, kelompok yang beranggotakan 27 tentara tersebut telah ditahan dalam sebuah penggerebekan terhadap markas komando Garda Nasional di Caracas, pada Senin (21/1/2019).

Baca juga: Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Sebelum ditahan, kelompok tentara tersebut dilaporkan telah menyerang pos keamanan lain dan membawa lari sejumlah senjata api.

"Selama penangkapan, senjata yang dicuri telah ditemukan dan ( pemberontak) memberi informasi yang berguna bagi dinas intelijen maupun sistem peradilan militer," ujar Padrino.

Ditambahkannya, para tentara pemberontak tersebut akan berhadapan dengan hukum yang berlaku.

Kepala Majelis Konstituen, Diosdado Cabello, mengatakan, 25 tentara ditangkap di markas Garda Nasional, sementara dua lainnya ditahan di tempat lain.

Cabello, yang juga merupakan tangan kanan Maduro, mengidentifikasi pemimpin pemberontak tersebut sebagai Sersan Mayor Luis Bandres Figueroa.

Meskipun kelompok kecil pemberontak itu berlangsung singkat, hal tersebut telah memicu aksi protes yang mendukung pemberontakan.

Di Distrik Cotiza, Los Mecedore, dan sejumlah lokasi lainnya di Caracas utara, orang-orang melemparkan batu dan botol ke arah polisi anti-huru hara, yang dibalas dengan tembakan gas air mata dan peluru karet. Beberapa demonstran dilaporkan mengalami luka.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X