Pendaki Taiwan Berjuluk "Bikini Climber" Gigi Wu Tewas karena Hipotermia - Kompas.com

Pendaki Taiwan Berjuluk "Bikini Climber" Gigi Wu Tewas karena Hipotermia

Kompas.com - 22/01/2019, 12:38 WIB
Gigi Wu, seorang pendaki gunung asal Taiwan yang dikenal dengan julukan Bikini Hiker.Facebook/Gigi Wu Gigi Wu, seorang pendaki gunung asal Taiwan yang dikenal dengan julukan Bikini Hiker.

TAIPEI, KOMPAS.com - Seorang pendaki gunung perempuan yang dijuluki sebagai " Bikini Hiker" dilaporkan tewas setelah terjatuh dari ketinggian 30 meter.

Gigi Wu mempunyai 14.000 pengikut di media sosial, dan mendapat julukan demikian karena mendaki gunung hanya dengan mengenakan bikini.

Dilansir Daily Mail Senin (21/1/2019), dia tengah melakukan pendakian solo di Taman Nasional Yushan, berlokasi di Nantou County.

Baca juga: Musim Hujan, Pendaki Diminta Waspada Cuaca Ekstrem di Gunung

Dia memasuki Nantou pada 11 Januari, dan hendak mendaki hingga Jalur Bersejarah Batongguan pada 24 Januari ketika terpeleset dan jatuh ke jurang.

Untungnya, saat itu dia berhasil selamat. Menggunakan telepon satelit, dia memberi tahu temannya bahwa dia jatuh ke jurang.

Harian China Apple Daily dikutip The Independent memberitakan, dalam teleponnya Wu mengaku tidak bisa bergerak karena jatuh.

Dalam keterangan resmi, Korps Dinas Lintas Udara Nasional menuturkan langsung menerjunkan helikopter Black Hawk ke tiga lokasi berbeda.

Namun operasi pencarian itu sempat terhenti karena cuaca buruk. Setelah itu, pencarian kemudian diputuskan kembali digelar ke dua lokasi.

Komandan Lin Cheng-I dari Departemen Pemadam Kebakaran Nantou County menjelaskan, sinyal darurat Wu tertangkap pada ketinggian sekitar 1700 meter dari permukaan laut.

Tim penyelamat akhirnya menemukan Wu di lokasi tersebut. Mereka sempat menunggu cuaca membaik dengan mendirikan tenda.

Akhirnya, Wu diangkat dari lokasi kejadian 43 jam setelah operasi pencarian digelar. Namun, dia dinyatakan tewas dengan dugaan akibat hipotermia.

Lin mengungkapkan, di tempat itu temperatur bisa turun hingga 2 derajat Celsius saat malam. Teman maupun fans Wu di media sosial mengirim ucapan dukacita setelah kabar kematiannya merebak.

Pada 2018, Wu menuturkan dia menghabiskan 127 hari, sekitar sepertiga dari keseluruhan tahun, untuk melakukan pendakian.

Pada Malam Natal, dia mengunggah gambar kakinya yang mengalami luka lecet akibat terjatuh. Dia mengaku saat itu beruntung karena masih hidup.

Baca juga: Seminggu Tak Ketemu, Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Lawu Dihentikan



Close Ads X