Australia Tangkap Sindikat Pencuri Susu Formula Bayi

Kompas.com - 21/01/2019, 17:26 WIB
Susu formula yang disita polisi Australia dari penggerebekan di sebuah rumah di Carlingford. (Polisi New South Wales via ABC) Susu formula yang disita polisi Australia dari penggerebekan di sebuah rumah di Carlingford. (Polisi New South Wales via ABC)

CANBERRA, KOMPAS.com - Kepolisian Australia berhasil menangkap enam anggota sindikat pencurian susu formula bayi dan vitamin untuk dijual secara ilegal di China.

Laporan The Sydney Morning Herald, Senin (21/1/2019), menunjukkan aksi pencurian oleh sindikat itu selama 12 bulan bernilai 1 juta dollar Australia atau sekitar Rp 10 miliar.

Polisi meyakini sindikat itu telah beroperasi selama beberapa tahun sebelumnya. Namun selama 12 bulan terakhir, ribuan pengiriman telah sampai ke China.

Baca juga: Selebgram Terkenal Australia Bikin Demo Jajanan Pasar Indonesia


Inspektur Detektif Daniel Doherty menyebut kegiatan tersebut tidak bermoral karena didorong oleh keserakahan.

"Mereka tidak hanya menghasilkan dollar secara cepat dari keserakahan dan merugikan para ibu dan ayah Australia, mereka juga benar-benar mengambil susu formula bayi dari mulut bayi," katanya.

"Kami berpikir ini adalah kelompok kriminal yang ekspansif mengeksploitasi pasar luar negeri dengan merugikan rakyat Australia," imbuhnya, seperti dikutip dari ABC.

Susu formula asal Australia dijuluki sebagai "emas putih" di China karena dianggap lebih aman dan berkualitas baik ketimbang produk lokal.

Orang yang terakhir ditahan adalah pria berusia 31 tahun. Dia ditangkap di Bandara Sydney usai kembali dari China pada Sabtu pagi lalu.

Penangkapannya dilakukan setelah lima bulan sebelumnya polisi menggelar penggerebekan sebuah ruma di Carlingford dan menemukan 4.000 kaleng susu formula, vitamin, madu, dan uang tunai 250.000 dollar Australia.

Seorang perempuan usia 48 tahun juga ditangkap. Polisi terus menelusuri sindikat itu dan menahan seorang perempuan usia 29 tahun dan tiga pria lainnya.

Baca juga: Cuaca Panas Bikin Jalan Aspal di Australia Meleleh

Susu formula yang biasanya dijual 25-35 dollar Australia, dapat dijual dengan laba 100 dollar Australia per kaleng di China

Sebagai tanggapan atas krisis suplai susu formula, raksasa supermarket membatasi jumlah kaleng yang dapat dibeli oleh pelanggan.

Sementara beberapa supermarket menjual susu formula hanya dari belakang kasir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X