Kompas.com - 20/01/2019, 19:30 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com - Sebanyak empat anak singa mati akibat kedinginan di kebun binatang binatang Gaza.

Diwartakan Al Jazeera, Sabtu (19/1/2019), angin kecang merobek plastik pelindung di kandang mereka selama badai musim dingin.

Dua anak singa awalnya ditemukan tewas pada Kamis lalu, hanya sehari setelah dilahirkan.

Baca juga: Seekor Singa Lepas dari Kandang dan Terkam Pegawai Magang

Sementara itu, dua lainnya dalam kondisi nyaris tak bernapas dan sempat dihangatkan dengan selimut dan pemanas. Namun, upaya tersebut gagal.

Beberapa anak kemudian berkumpul pada Jumat (18/1/2019) untuk menyaksikan anak-anak singa dikuburkan.

Pemilik kebun binatang Gaza, Fathy Joma, mengatakan blokade Israel dan Mesir selama 12 tahun di Jalur Gaza membuatnya kesulitan mendapatkan makanan dan peralatan untuk perawatan hewan.

"Kami tidak bisa mendapatkan suplemen makanan yang diperlukan, obat-obatan, dan antibiotik untuk menyelamatkan anak singa," katanya.

"Kami tidak punya cukup uang dan blokade memperburuk situasi," imbuhnya.

Joma menuturkan, singa Afrika tidak terbiasa hidup dalam cuaca yang begitu dingin sehingga membutuhkan perlindungan khusus.

Laporan dari Daily Mail menyebutkan, induk dari anak-anak singa itu juga berisiko karena situasi politik dan iklim.

"Kami juga mungkin kehilangan singa betina yang baru-baru ini melahirkan, karena kesehatannya memburuk selama beberapa hari terakhir," katanya.

Baca juga: Pria Ini Coba Elus Singa di Dalam Kandang, Hasilnya Fatal

Hewan-hewan lain di kebun binatang swasta di Jalur Gaza itu dapat selamat dari badai, termasuk singa betina dan pasangannya, dan ketiga anaknya yang berusia 14 bulan.

Pada 2016, hewan-hewan dievakuasi dari kebun binatang terburuk di dunia itu karena mereka sekarat akibat stres, penyakit, dan kelaparan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.