Bom Bunuh Diri Serang Konvoi Gubernur di Afghanistan, 7 Orang Tewas

Kompas.com - 20/01/2019, 18:47 WIB
Ilustrasi ancaman bom. SHUTTERSTOCKIlustrasi ancaman bom.

PULI ALAM, KOMPAS.com - Seorang anggota kelompok Taliban melancarkan serangan bom bunuh diri yang menargetkan konvoi gubernur di Afghanistan, Minggu (20/1/2019).

Diwartakan AFP, serangan itu menyebabkan sedikitnya 7 petugas keamanan yang mengawal gubernur.

Pelaku menabrakkan kendaraan yang penuh bahan peledak ke iring-iringan Gubernur Provinsi Logar, Anwar Ishaqzai.

Baca juga: 30 Orang Tewas akibat Tambang Emas Runtuh di Afghanistan

Ishaqzai diketahui sedang bepergian dengan kepala intelijen provinsi di jalan raya yang mengubungkan wilayah itu dengan Kabul.

"Untungnya, kedua pejabat lolos tanpa cedera. Namun serangan itu menewaskan pengawal gubernur," kata juru bicara kepolisian, Shahpoor Ahmadzai.

Selain itu, sebanyak 7 orang dilaporkan terluka dalam peristiwa ledakan tersebut.

Insiden bom bunuh diri terjadi beberapa hari setelah Taliban menyerang kompleks yang dihuni warga asing di Kabul dengan sebuah bom truk.

Ledakan itu menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk seorang Amerika Serikat dan seorang warga negara India, serta melukai lebih dari 100 orang lainnya.

Baca juga: Kantor Pemerintahan Afghanistan di Kabul Diserang, 43 Orang Tewas

Pertikaian antara pasukan keamanan dan kelompok Taliban terus meningkat di seluruh negeri selama musim dingin di Afghanistan.

Kementerian Pertahanan Afghanistan pada Minggu (20/1/2019) mengumumkan, lebih dari 40 anggota Taliban tewas dalam serangan udara dan operasi darat dalam 24 jam terakhir.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X