Dua Biksu Thailand Tewas Ditembak di Kuil oleh Kelompok Bersenjata

Kompas.com - 20/01/2019, 11:27 WIB
Ilustrasi siswa biksu di Thailand. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi siswa biksu di Thailand.

BANGKOK, KOMPAS.com - Sejumlah pria bersenjata di Thailand selatan menembak mati dua biksu Buddha dan melukai dua lainnya pada Jumat (18/1/2019) malam.

Laporan AFP, Sabtu (19/1/2019) menyebutkan penyerang mengenakan pakaian hitam sambil membawa senapan meratap masuk ke kuil Rattanaupap, provinsi Marathiwar, dekat perbatasan Malaysia.

"Serangan terjadi sekitar pukul 19.30 ketika sejumlah pria bersenjata berbaju hitam memasuki kuil melalui area belakang, melalui sungai," ucap kepala pengawas setempat Pakdi Preechachin.

Baca juga: Tangan Remaja Thailand Diikat Saat Diselamatkan dari Goa


"Dua biksu ditembak mati di kuil, sementara dua lainnya terluka," ucapnya.

Pemimpin Juntra sekaligus Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha mengutuk peristiwa penembakan itu.

"Perdana Menteri mengecam serangan dan menginstruksikan pejabat untuk menyelidiki dan menemukan para penyerang untuk menghukum mereka," kata juru bicara pemerintah Buddhipongse Punnakanta.

Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Kini, para biksu diminta untuk menunda pengumpulan sedekah pagi mulai dari Sabtu di tiga provinsi selatan.

Komandan militer juga menginstruksikan pejabat keamanan untuk meningkatkan perlindungan para pemimpin agama lain yang juga berisiko.

Kantor Sheikhul Islam yang merupakan perwakilan nasional komunitas muslim di Thailand, turut mengecam kekerasan terhadap para biksu.

Baca juga: Thailand Bakal Lebih Toleran Tangani Para Pencari Suaka

"Tidak ada agama yang mengajarkan orang untuk membunuh. itu tindakan beberapa kelompok yang ingin menciptakan perpecahan," demikian pernyataan dari komunitas muslim.

Human Rights Watch menyatakan, setidaknya ada 23 biksu telah tewas sejak pecahnya pemberontakan pada 2004. Kelompok penyerang biasanya mengejar warga sipil dan tempat ibadah.

Sementara itu, sekitar 7.000 orang, sebagian besar penduduk sipil, telah terbunuh sejak 2004.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joki Kerbau India yang Torehkan Rekor Melampaui Usain Bolt Tolak Undangan Tes Atletik

Joki Kerbau India yang Torehkan Rekor Melampaui Usain Bolt Tolak Undangan Tes Atletik

Internasional
Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X