Ingin Segera Akhiri "Shutdown", Ini Tawaran Trump kepada Kongres

Kompas.com - 20/01/2019, 09:45 WIB
Presiden Amerika Serikar Donald Trump membuat pernyataan tentang imigrasi dan tembok perbatasan dari Gedung Putih, Sabtu (19/1/2019). (AFP/Brendan Smialowski). Presiden Amerika Serikar Donald Trump membuat pernyataan tentang imigrasi dan tembok perbatasan dari Gedung Putih, Sabtu (19/1/2019). (AFP/Brendan Smialowski).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penutupan sebagian layanan pemerintah federal atau shutdown di Amerika Serikat telah memasuki hari ke-29.

Shutdown ini dimulai ketika Kongres tidak menyepakati keinginan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membangun tembok di perbatasan Meksiko.

Pada Sabtu (19/1/2019), melalu pidato di televisi, Trump menawarkan kebijakan agar shutdown terpanjang dalam sejarah AS segera dapat diakhiri.

Dia menawarkan perlindungan sementara bagi satu juta imigran dari deportasi, apabila Kongres bersedia mengesahkan dana untuk pembangunan tembok perbatasan.

Baca juga: Trump Disebut Bocorkan Rencana Kunjungan Ketua DPR AS ke Afghanistan

Perlindungan itu diberikan kepada dua kategori imigran, termasuk 700.000 orang yang disebut sebagai "Dreamers" dan 300.000 imigran lain dengan status perlindungan yang telah kedaluwarsa.

"Saya di sini untuk memecahkan kebuntuan dan memberi Kongres langkah ke depan guna mengakhiri penutupan pemerintah dan menyelesaikan krisis di perbatasan selatan," katanya, seperti dikutip AFP.

Menurut dia, kebijakan tersebut akan membangun kepercayaan dan niat baik untuk memlulai reformasi imigrasi yang sesungguhnya.

Sebagai imbalannya, Trump menuntut anggaran 5,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 80 triliun untuk membangun pagar meski berulang kali ditolak oleh kubu oposisi, Partai Demokrat.

"Sistem imigrasi kita harus menjadi sumber kebanggaan, bukan sumber rasa malu seperti di seluruh dunia," ucapnya, diwartakan Fox News.

Selain itu, Trump juga menyerukan penggunaan 800 juta dollar AS atau Rp 11,3 triliun teknologi pendeteksi obat-obatan terlarang di pelabuhan, 2.750 agen perbatasan baru dan penegak hukum profesional, dan 75 hakim imigrasi baru.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Fox News,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X