Kompas.com - 19/01/2019, 16:52 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengomentari tuduhan Israel bahwa dia merupakan seorang anti-Semit.

Dalam pertemuan Oxford Union di London dikutip The Star Sabtu (19/1/2019), Mahathir mengaku tak masalah jika dia dicap demikian.

Dia menjelaskan, adalah haknya untuk mengomentari setiap tindakan Israel atas Palestina. Dia mengaku tak paham dengan sikap Tel Aviv.

Baca juga: Atletnya Dilarang Masuk, Israel Sebut PM Malaysia Fanatik Anti-Semitisme

"Kita berbicara tentang kebebasan berpendapat dan Anda tak bisa mengatakan apapun tentang Israel, tentang Yahudi, mengapa bisa begitu?" tanya Mahathir.

PM berjuluk Dr M itu menuturkan setiap orang yang mengatakan sesuatu hal tentang Israel bakal mendapat cap anti-Semit oleh yang bersangkutan.

"Adalah hak mereka beropini tentang saya. Juga hak saya untuk mengatakan bahwa mereka sudah melakukan banyak kesalahan," tegas Mahathir yang disambut tepuk tangan hadirin.

PM berusia 93 tahun itu juga mempertahankan kebijakan yang melarang perenang Israel untuk mengikuti turnamen di Serawak Juli mendatang.

Mahathir berkata, adalah hak sebuah negara untuk menutup wilayahnya bagi warga negara tertentu. Dia mengklaim banyak pemerintahan jatuh karena membiarkan orang asing masuk.

Selain itu, dia menuturkan Israel dan Malaysia tidak mempunyai hubungan diplomatik, dan memaparkan Tel Aviv telah membuat banyak kesalahan.

"Namun mereka dengan bebas melenggang begitu saja karena tidak ada yang berani mengatakan apapun tentang mereka," kata Mahathir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.