Banyak Staf Izin Sakit, Bandara Sydney Terpaksa Tunda Penerbangan - Kompas.com

Banyak Staf Izin Sakit, Bandara Sydney Terpaksa Tunda Penerbangan

Kompas.com - 18/01/2019, 17:58 WIB
Baliho reklame maskapai penerbangan Virgin Australia dipasang di pintu masuk Bandara Sydney, Australia.AFP PHOTO / FILES / Greg WOOD Baliho reklame maskapai penerbangan Virgin Australia dipasang di pintu masuk Bandara Sydney, Australia.

SYDNEY, KOMPAS.com - Penumpang pesawat di Sydney, Australia, harus menunggu dalam waktu lama penerbangan mereka pada Jumat (18/1/2019) malam.

Pasalnya, sekitar 40 penerbangan ke dan dari Bandara Sydney ditunda atau dibatalkan karena kekurangan staf yang tak terduga.

Penundaan diperkirakan akan berlanjut hingga Jumat malam setelah sejumlah pengawas lalu lintas udara izin sakit.

Baca juga: Cuaca Panas Bikin Jalan Aspal di Australia Meleleh

"Kami mengalami sejumlah ketidakhadiran staf yang tak terduga di Menara Sydney hari ini," kata seorang juru bicara Airservices Australia.

Semua penerbangan di Bandara Sydney yang terkena dampak berada di terminal domestik.

Setidaknya 14 penerbangan Jetstar telah dibatalkan, serta 7 penerbangan Qantas.

Pihak maskapai telah menghubungi para penumpang yang terkena dampak sepanjang hari melalui pesan teks dan surat elektronik.

Virgin Australia, yang juga telah memberi tahu pelanggan mereka tentang keterlambatan itu.

"Karena kurangnya Pengendali Lalu Lintas Udara, penerbangan Anda ke atau dari Sydney pada 18 Januari mungkin ditunda atau dibatalkan," demikian bunyi pesan teks Qantas ke penumpang.

Jetstar juga telah menghubungi para penumpang dan menawarkan voucher sebagai pengembalian uang untuk penerbangan yang dibatalkan.

Maskapai ini juga mengizinkan pelanggan mengatur penerbangan dengan layanan alternatif.

Baca juga: Terlibat Sindikat Narkotika, Kru Kabin Malindo Air Ditangkap Polisi Australia

Airservices Australia mengatakan kekurangan staf disebabkan oleh berbagai alasan sakit dan alasan pribadi lainnya dan pihaknya tengah menangani masalah tersebut.

"Kami memiliki staf pengganti dan berharap untuk meningkatkan kapasitas pada petang hari," kata juru bicara.

"Kami tak mengantisipasi gangguan terhadap layanan selama akhir pekan," imbuhnya.


Terkini Lainnya

Didatangi Tengah Malam, Ini Curhat Nelayan Tambaklorok Semarang ke Jokowi

Didatangi Tengah Malam, Ini Curhat Nelayan Tambaklorok Semarang ke Jokowi

Regional
Menteri Agraria dan Tata Ruang Targetkan PTSL di Jakarta Selesai Tahun Ini

Menteri Agraria dan Tata Ruang Targetkan PTSL di Jakarta Selesai Tahun Ini

Megapolitan
Jokowi dan Prabowo Dinilai Belum Paham Subtansi Reforma Agraria

Jokowi dan Prabowo Dinilai Belum Paham Subtansi Reforma Agraria

Nasional
Sandiaga Sebut Banyaknya Pendukung Kedua Paslon Ganggu Penonton Debat

Sandiaga Sebut Banyaknya Pendukung Kedua Paslon Ganggu Penonton Debat

Nasional
Senat Bakal Selidiki Isu Rencana Lengserkan Trump dengan Amendemen 25

Senat Bakal Selidiki Isu Rencana Lengserkan Trump dengan Amendemen 25

Internasional
Alexandra dan Calder, Bayi Kembar dengan Ayah yang Berbeda

Alexandra dan Calder, Bayi Kembar dengan Ayah yang Berbeda

Internasional
Kisah Wahyu Selamatkan Tiga Siswa di Pantai Manakarra, Tuna Wicara hingga Putus Sekolah karena Sering Diejek

Kisah Wahyu Selamatkan Tiga Siswa di Pantai Manakarra, Tuna Wicara hingga Putus Sekolah karena Sering Diejek

Regional
Tak Ada Sanksi Hukum jika Capres Serang Pribadi Lawan dalam Debat

Tak Ada Sanksi Hukum jika Capres Serang Pribadi Lawan dalam Debat

Nasional
Timses: Tanya soal Unicorn, Bukan Berarti Pak Prabowo Tak Tahu

Timses: Tanya soal Unicorn, Bukan Berarti Pak Prabowo Tak Tahu

Nasional
Polres Garut Bekuk 2 Pembunuh Sadis Sopir Mobil Rental

Polres Garut Bekuk 2 Pembunuh Sadis Sopir Mobil Rental

Regional
2.580 Personil TNI/Polri Disiagakan Saat Pertandingan Persib Kontra Arema

2.580 Personil TNI/Polri Disiagakan Saat Pertandingan Persib Kontra Arema

Regional
Begal Spesialis Jalintim Sumatera Dilumpuhkan dengan 4 Tembakan

Begal Spesialis Jalintim Sumatera Dilumpuhkan dengan 4 Tembakan

Regional
Mesin Notula, Mentranskrip Semua Dialog dalam Debat Pilpres 2019

Mesin Notula, Mentranskrip Semua Dialog dalam Debat Pilpres 2019

Nasional
Dokter Masukkan Balon Berisi Gas ke Anus Pasien dan Meledak

Dokter Masukkan Balon Berisi Gas ke Anus Pasien dan Meledak

Internasional
Tolak Ucap Sumpah Setia pada Bendera AS, Bocah Usia 11 Tahun Ditahan

Tolak Ucap Sumpah Setia pada Bendera AS, Bocah Usia 11 Tahun Ditahan

Internasional

Close Ads X