Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Kompas.com - 18/01/2019, 16:42 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun.AFP PHOTO/THE STRAIT TIMES/KEVIN LIM Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun.

HANOI, KOMPAS.com - Vietnam menyatakan siap menjadi tuan rumah jilid dua Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Pejabat tinggi Korut Kim Yong Chol, sering disebut Tangan Kanan Kim, bakal bertemu Trump di Gedung Putih untuk membahas rencana pertemuan kedua.

Baca juga: Orang Nomor Dua Korut Bawa Surat Lain Kim Jong Un kepada Trump

Ronde kedua negosiasi itu terjadi setelah kedua pemimpin itu bertemu untuk kali perttama di Singapura pada 12 Juni 2018.


Vietnam dirumorkan menjadi kandidat tuan rumah dengan ibu kota Hanoi atau kota di pesisir pantai Danang menjadi calon penyelenggara.

Pada Kamis (17/1/2019), Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc menyatakan mereka siap jika diminta untuk menjadi penyelenggara pertemuan tersebut.

Dalam wawancara dengan Bloomberg dikutip AFP Jumat (18/1/2019), Nguyen mengaku belum ada keputusan final jika negaranya bakal menjadi tuan rumah.

"Namun jika benar kami menjadi tuan rumah, maka kami bakal mengerahkan usaha terbaik kami untuk memfasilitasi pertemuan," kata Nguyen.

"Vietnam bekerja sama baik dengan AS dalam perkembangan ekonomi maupun hubungan dagang. Sama halnya di tempat lain," imbuhnya.

Seorang pejabat anonim kepada AFP menuturkan mereka sudah mempersiapkan logistik untuk agenda pertemuan meski keputusan belum diketok.

"Banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan. Tidak hanya untuk Danang, namun juga lokasi lain. Vietnam siap menjadi tuan rumah. Namun bukan kami yang memutuskan," ujar sumber itu.

Vietnam menjalin hubungan baik dengan Washington maupun Pyongyang, dan sebelumnya pernah menjadi tuan rumah event skala global.

Tahun lalu, mereka menggelar forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Danang tahun lalu, dan dihadiri pemimpin dunia termasuk Trump.

Adapun Trump telah mengatakan dia siap bertemu kembali dengan Kim setelah di Singapura dan menghasilkan kesepakatan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Baca juga: Bertemu Xi Jinping, Kim Jong Un Cerita Buntunya Perundingan dengan AS



Terkini Lainnya

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional
Hilang Kesabaran, Duterte Bakal Sewa Kapal untuk Kirim Sampah Kanada

Hilang Kesabaran, Duterte Bakal Sewa Kapal untuk Kirim Sampah Kanada

Internasional
Ayah Raja Malaysia Wafat pada Usia 88 Tahun

Ayah Raja Malaysia Wafat pada Usia 88 Tahun

Internasional
Masukkan Kabel 'Charger' ke Mulut, Bocah 2 Tahun Tewas Tersetrum

Masukkan Kabel "Charger" ke Mulut, Bocah 2 Tahun Tewas Tersetrum

Internasional
Ibu Ini Bangun dari Tidur, Tenggelamkan Bayinya, dan Kembali Tidur

Ibu Ini Bangun dari Tidur, Tenggelamkan Bayinya, dan Kembali Tidur

Internasional
Sebelum Meninggal, Mantan Pegulat WWE Ingin Sumbang Otak untuk Penelitian

Sebelum Meninggal, Mantan Pegulat WWE Ingin Sumbang Otak untuk Penelitian

Internasional
Rekam Video Porno di Gerbong Kosong, Staf Kereta di Jerman Dipecat

Rekam Video Porno di Gerbong Kosong, Staf Kereta di Jerman Dipecat

Internasional
Karyawan McDonald's di AS Tuntut Perusahaan Atasi Pelecehan Seksual

Karyawan McDonald's di AS Tuntut Perusahaan Atasi Pelecehan Seksual

Internasional
Dubes Inggris untuk Indonesia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Dubes Inggris untuk Indonesia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Pasta Gigi dalam Tabung Diperkenalkan

Hari Ini dalam Sejarah: Pasta Gigi dalam Tabung Diperkenalkan

Internasional
Foto Bugilnya Tersebar, Hakim Ini Terpaksa Pensiun

Foto Bugilnya Tersebar, Hakim Ini Terpaksa Pensiun

Internasional
Wanita di India Pakai Kotoran Sapi untuk Lindungi Mobilnya dari Udara Panas

Wanita di India Pakai Kotoran Sapi untuk Lindungi Mobilnya dari Udara Panas

Internasional
Tiga Maskapai China Tuntut Ganti Rugi dari Boeing

Tiga Maskapai China Tuntut Ganti Rugi dari Boeing

Internasional
Koloni 80.000 Lebah Hidup di Dinding Kamar Tidur Keluarga Ini

Koloni 80.000 Lebah Hidup di Dinding Kamar Tidur Keluarga Ini

Internasional
Pemilu India: Mesin Elektronik dan Penghitungan Suara Satu Hari

Pemilu India: Mesin Elektronik dan Penghitungan Suara Satu Hari

Internasional

Close Ads X