5 Teknologi yang Dirintis Rusia dan Bermanfaat bagi Dunia

Kompas.com - 18/01/2019, 16:01 WIB
Ilustrasi susu almond bhofack2Ilustrasi susu almond

Akhirnya, teknik itu digunakan sampai sekarang dengan beberapa perubahan yang lebih modern pada alat yang digunakan untuk mengelas.

2. Susu Bubuk

Susu bubuk merupakan bahan yang penting dalam kehidupan manusia. Selain membantu asupan gizi, juga digunakan sebagai konsumsi bagi balita.

Tak ada yang tahu bahwa pembuatan susu bubuk berasal dari daerah terpencil di Siberia.

Osip Krichevsky, penemu asli susu bubuk , bekerja sebagai dokter di pabrik peleburan perak Nerchinsk (wilayah Transbaikal, lebih dari 5.000 km dari Moskwa).

Osip Krichevsky memperkenalkan cara penyimpanan susu ini kepada masyarakat luas dengan membekukan susu di atas piring, kemudian mengeringkan es ini di bawah sinar matahari.

Krichevsky menyarankan susu bubuk bisa berguna dalam perjalanan laut, di mana makanan segar dan bergizi diperlukan. Dia juga mencatat bahwa orang Eropa belum tahu produk Siberia ini.

Krichevsky menggunakan teknologi ini untuk menyimpan susu di Nerchinsk, tempat ia meninggal pada 1832. Produksi susu bubuk pertama juga dimulai di Sanit Petersburg pada 1832.

Namun, paten pertama untuk teknologi ini malah diperoleh oleh orang Inggris, TS Grimwade, pada 1855. Seiring berjalannya waktu, teknik ini didukung dengan teknologi industri yang lebih modern.

3. Pemadaman api dengan busa

Hal pertama yang dilakukan ketika melihat api besar adalah memadamkannya dengan air atau benda basah lain. Namun, ternyata memadamkan api dengan air tak selalu eefektif. Maka, seorang Rusia menggunakan busa.

Alexander Loran, seorang insinyur Rusia keturunan Perancis, sedang mencari cara untuk membuat alat pemadam api yang efektif karena dia telah melihat banyak kebakaran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber RBTH
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X