Kompas.com - 18/01/2019, 14:44 WIB

"Saya adalah istri rumahnya," tutur Sanchez.

Hubungan mereka mulai renggang ketika pada 2011, Guzman bertanya kepada Sanchez apakah dia tahu berbagai jenis ganja.

Lalu Guzman mengirimnya ke daerah pegunungan di negara bagian Durango. Di sana, dia memiliki ikatan dengan komunitas yang mencakup petani dan produsen ganja.

"Dia tidak memiliki siapa pun untuk mendapatkan ganja untuknya," katanya.

Emma Coronel Aispuro, istri dari gembong narkoba Meksiko Joaquin El Chapo Guzman. Foto ini diambil saat dia tiba di Pengadilan Federal Brooklyn di distrik Brooklyn, New York, pada 14 Agustus 2018. (AFP/Timothy A Clary) Emma Coronel Aispuro, istri dari gembong narkoba Meksiko Joaquin El Chapo Guzman. Foto ini diambil saat dia tiba di Pengadilan Federal Brooklyn di distrik Brooklyn, New York, pada 14 Agustus 2018. (AFP/Timothy A Clary)
Melalui pesan di Blackberry, Guzman meminta Sanchez untuk membeli 400 kg ganja dan dibawa ke pesawat pribadi yang diterbangkan oleh pilot, rekannya.

Awalnya Guzman menekan Sanchez untuk membeli ganja itu secara utang, tapi dia melawan karena khawatir para petani tak akan dibayar.

"Mereka berasal dari berpendapatan rendah, dan mereka bekerja telalu keras," ucap Sanchez.

Setelah melalui hubungan "putus-nyambung", keduanya memutuskan kembali menjalin cinta pada 2014.

Saat itulah, peristiwa penangkapan terhadap Guzman dilakukan oleh pihak berwenang. Tapi dia berhasil melarikan diri lagi pada 2015.

Baca juga: Gembong Narkoba El Chapo Ingin Beri Anak Perempuannya Senjata AK-47

Sementara Sanchez memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai parlemen segera setelah Guzman ditangkap.

Masa jabatannya sebagai legislator negara bagian Sinaloa diberhentikan setelah tiga tahun, atas tuduhan memakai identifikasi palsu untuk mengunjungi Guzman di penjara.

Sanchez ditangkap setelah mencoba menyeberang ke AS melalui pelabuhan di San Diego pada 2017.

Dia didakwa dengan tuduhan konspirasi perdagangan narkoba, mengaku bersalah dan menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah AS. Sanchez terancam penjara antara 10 tahun hingga seumur hidup di penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber CNN
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.