Kanada Akan Beri Perlindungan 24 Jam kepada Gadis Pengungsi Saudi

Kompas.com - 18/01/2019, 09:43 WIB
Gadis remaja asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed Al-qunun yang kabur dari keluarganya dan mendapat suaka di Kanada. AFP / COLE BURSTONGadis remaja asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed Al-qunun yang kabur dari keluarganya dan mendapat suaka di Kanada.

TORONTO, KOMPAS.com - Rahaf Mohammed Al-qunun, gadis remaja asal Arab Saudi yang kini telah berstatus pengungsi dan mendapat suaka di Kanada dipastikan bakal ditemani penjaga keamanan setiap saat.

Disampaikan badan pengungsi yang berbasis di Toronto, Costi, Rahaf yang telah menjadi perhatian internasional karena menentang keluarganya dan mencari suaka di luar negeri, telah menerima banyak ancaman secara online.

Hal itulah yang kemudian memicu munculnya kekhawatiran atas keselamatan gadis remaja berusia 18 tahun itu. Mereka pun memastikan bahwa dia tidak akan pernah ditinggalkan sendirian.

"Sulit untuk mengatakan seberapa serius ancaman-ancaman itu. Meski begitu kami tetap menanggapinya dengan serius," ujar Mario Calla, direktur eksekutif Costi, Selasa (15/1/2019).

Baca juga: Gadis Saudi yang Kabur Beberkan Kisahnya Dipukuli Ibu dan Kakak

Kisah perjuangan Rahaf dalam mendapat kebebasan telah menarik perhatian dunia, dimulai dari twitnya saat bertahan di kamar hotel bandara di Bangkok, Thailand.

Kampanye dukungan kepada Rahaf pun bermunculan di media sosial dengan tagar #SaveRahaf.

Hal ini lantas menjadi perhatian PBB, yang melalui badan pengungsinya, UNHCR, mendampingi, memberi status pengungsi, dan membantunya mendapatkan suaka dari negara ketiga.

Rahaf pun kini mendapat status pengungsi di Kanada dan kedatangannya di bandara Toronto, Sabtu (12/1/2019) lalu langsung disambut oleh Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland.

Sejak saat itu, Costi membantunya mendapatkan akomodasi jangka panjang, membuka rekening bank, mendapatkan dokumen Kanada, mendaftarkannya ke kelas bahasa Inggris, serta mengajaknya berkeliling dan belajar cara hidup di Kanada.

"Dia (Rahaf) merasa aman karena dia tahu dia berada di negara yang aman. Orang-orang (di sini) memiliki minat terbaik dan berusaha untuk membantunya. Dia telah melihat banyaknya dukungan kepadanya," kata Calla.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X