Kompas.com - 17/01/2019, 22:37 WIB

Pengacara Huseein-Suale Kissi Agyabeng mendesak Ayapong untuk segera memberikan penjelasan setelah kliennya tewas dibunuh.

"Dia mengundang seluruh dunia untuk menghajar klien saya dan berkata bakal membayarnya. Kini klien saya telah tewas," keluh Agyabeng.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Maame Yaa Tiwaa Addo-Dankwa dilansir AFP menuturkan pihaknya telah membuka penyelidikan.

"Setiap orang yang berkaitan dengan pembunuhan ini bakal kami undang untuk dimintai keterangan. Saat ini, jajaran kami tengah mengumpulkan informasi," kata Addo-Dankwa.

Oktober 2018, Induk sepak bola dunia (FIFA) menghukum seumur hidup Kwesi Nyantakyi setelah terbukti menerima uang suap.

Saat itu, Nyantakyi meminta 11 juta dollar AS, sekitar Rp 156,5 miliar, untuk mengamankan kontrak dari pemerintah.

Baca juga: Kritik Perdana Menteri India, Seorang Jurnalis Dihukum Satu Tahun Penjara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.