Kompas.com - 17/01/2019, 19:35 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com - Sebuah buku ungkap detil fakta lain operasi penyelamatan 12 anggota tim sepak bola remaja Thailand dan pelatih mereka dari goa.

Operasi penyelamatan tim Mu Pa (Wild Boar) pada Juli 2018 dari Goa Tham Luang setelah terjebak selama sekitar tiga pekan menuai perhatian dunia.

Baca juga: Goa Tempat Tim Remaja Thailand Terjebak Jadi Atraksi Wisata Populer

Detil lain itu diungkap dalam buku berjudul The Cave yang ditulis koresponden ABC untuk Asia Tenggara Liam Cochrane, dikutip Newsweek.

Dalam bukunya, Cochrane menulis untuk menurunkan ketegangan, para orangtua diberi tahu bahwa anak mereka harus menyelam untuk keluar dari goa.

"Media kemudian melaporkan mereka itu bakal mendapatkan selang dan dikawal penyelam masing-masing di depan dan di belakang," tulis Cochrane.

Namun, fakta yang sebenarnya berbeda. Jalan satu-satunya menyelamatkan remaja itu adalah mereka bakal dibius, dan dipasangi masker dengan segel silikon.

Cochrane mengungkapkan momen ketika remaja pertama yang berusia 14 tahun mulai dipersiapkan untuk keluar oleh tim penyelam internasional.

Remaja itu kemudian mendapat obat penenang. Setelah itu kedua kakinya mendapat suntikan ketamine hingga dia benar-benar tak sadar.

Media Australia 9news melaporkan dalam keadaan tidak sadar, remaja itu kemudian dipakaikan baju selam, dan dipasangi masker.

Tangannya lalu ditempatkan di belakang punggung, dan diikat dengan kabel. Proses tersebut kemudian diulangi ke seluruh anggota Mu Pa.

BBC memberitakan, enam bulan sejak tim Mu Pa diselamatkan, kawasan goa Tham Luang menjadi destinasi wisata populer di Thailand.

Sebagai bagian dari operasi penyelamatan, sistem pompa dibangun untuk menurunkan level air dalam goa yang terendam akibat hujan deras.

Proses mengeluarkan anggota tim Mu Pa itu menelan nyawa seorang penyelam bernama Saman Gunan yang merupakan mantan anggota Angkatan Laut Thailand.

Baca juga: Momen Haru Remaja Thailand Bertemu Penyelam yang Selamatkan Mereka dari Goa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.