Merokok Shisha dan Karaoke Kini Dilarang di Negara Bagian Malaysia Ini

Kompas.com - 17/01/2019, 16:21 WIB
Ilustrasi tempat karaoke. SHUTTERSTOCKIlustrasi tempat karaoke.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Usaha tempat hiburan di negara bagian Kelantan, Malaysia, kini dilarang menyajikan rokok shisha dan tempat karaoke. Larangan tersebut sebagai salah satu upaya mengekang masalah sosial di kalangan muda.

Diberitakan surat kabar harian Harakah yang diterbitkan Partai Islam Se-Malaysia (PAS), yang berkuasa di Kelantan, pada Senin (14/1/2019), bahwa larangan itu merupakan upaya mengatasi penyakit sosial di kalangan remaja.

"Mereka nongkrong bersama dan bersenang-senang sambil merokok shisha, bahkan bisa sampai jam dua pagi," kata Anggota Komite Otoritas Lokal, Perumahan, dan Kesehatan, Izani Husin, seperti dikutip Harakah dan dilansir Channel News Asia.

"Saat mereka pulang terlambat, mereka akan terpapar kegiatan yang tidak sehat," tambah Izani.

Baca juga: Karaoke di China Dipaksa Hapus 6.000 Lagu, Termasuk K-Pop

Perusahaan yang melanggar larangan tersebut akan dikenai denda berlapis, atau berisiko ditangguhkan izin operasionalnya.

Negara bagian Kelantan yang konservatif telah dipimpin PAS sejak 1990. Di tahun yang sama, pemerintah negara bagian itu melarang tempat hiburan biliar dan karaoke dengan alasan mempromosikan kejahatan dan perjudian.

Namun pada akhir 2005, larangan tersebut dicabut dan diizinkan digelar dengan pengawasan ketat.

Sebagai contoh, izin operasi tempat karaoke hanya dikeluarkan untuk perusahaan yang melayani keluarga dan kamar pribadi tidak diizinkan.

Aturan ketat tempat hiburan lainnya di Kelantan adalah dalam pembukaan bioskop, yang diyakini karena pedoman ketat yang diberlakukan.

Jika ingin membuka bioskop di negara bagian itu, tempat duduk harus dipisahkan berdasarkan gender dan pencahayaan yang harus tetap terang selama pertunjukan berlangsung.

Baca juga: Kebakaran Tempat Karaoke di China Tewaskan 18 Orang



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X