Biografi Tokoh Dunia: Ruth Handler, Pencipta Boneka Barbie

Kompas.com - 16/01/2019, 20:07 WIB
Ruth Handler, pencipta boneka Barbie. (AFP/MATT CAMPBELL) Ruth Handler, pencipta boneka Barbie. (AFP/MATT CAMPBELL)

KOMPAS.com - Barbara Millicent Roberts, nama yang tampak asing bagi sebagian besar orang. Namun, sebenarnya itu merupakan nama lengkap boneka Barbie.

Meski dikecam kelompok feminis, Barbie berhasil terjual di 150 negara. Penciptaan Barbie pertama kali digagas oleh Ruth Handler ketika melihat putrinya bermain dengan boneka kertas.

Nama Barbie terinspirasi dari nama putrinya, Barbara. Sementara putranya bernama Kenneth,  kemudian dipakai untuk menamai boneka "Barbie" versi pria, Ken.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Abdulaziz Al-Saud, Raja Pertama Arab Saudi

Lalu, bagaimana kisah kehidupan Handler yang mencapai sukses melalui penemuan boneka Barbie yang mendunia?

Anak imigran

Handler lahir dengan nama lengkap Ruth Marianna Mockowicz pada 4 November 1916 di Denver, Colorado, Amerika Serikat. Dia merupakan bungsu dari 10 bersaudara yang lahir dari pasangan Jacob dan Ida Mosk.

Orangtua Handler merupakan imigran asal Polandia yang menuju AS dengan menumpang kapal uap. Ayahnya merupakan pandai besi yang melarikan diri dari Polandia untuk menghindari tugas di tentara Rusia.

Meski kelak dia akan dikenal sebagai pencipta Barbie, namun Handler kecil tidak suka bermain dengan boneka.

Dia justru mempelajari manfaat dari pekerjaan, seperti mendapatkan tip saat bekerja di toko obat orangtuanya.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Hercules Mulligan, Penjahit dan Mata-mata Amerika

Pada usia 16 tahun, Handler bertemu dengan calon suaminya, Isadore Elliot Handler. Tiga tahun kemudian, dia pindah ke Los Angeles.

Pasangan itu bersama-sama menempuh pendidikan di Art Center School of Design. Kemudian, mereka kembali ke Denver dan menikah di Park Lane Hotel pada 1938.

Ilustrasi SHUTTERSTOCK Ilustrasi
Lahirnya Mattel

Handler memperoleh pekerjaan pertamanya sebagai sekretaris di Paramount Studios. Sementara suaminya mulai merancang produk rumah tangga.

Segera setelah itu, dia mendirikan sebuah perusahaan bernama "Elzac", yang berfokus menjual barang untuk hadiah dan custom jewelry.

Sebagai informasi, Elzac merupakan gabungan nama dari Elliot dan rekan bisnis bernama Zachary.

Secara bertahap, perusahaan tersebut memiliki bisnis yang mencapai nilai 2 juta dollar. Tapi, kepuasan Handler tidak berhenti di situ.

Pada 1942, Handler bergabung dengan seorang desainer bernama Harold "Matt" Matson untuk membuat bingkai foto.

Bisnis berkembang dengan sejumlah produk baru seperti furnitur rumah boneka yang dibuat dari sisa-sisa pembuatan bingkai foto.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Jeff Bezos, Bos Amazon dan Orang Terkaya Dunia

Dengan menggabungkan nama Elliot dan Matt, lahirlah perusahaan yang dikenal sebagai Mattel.

Pada 1945, perusahaan mencetak keuntungan. Handler dan suaminya juga terus memperbanyak produk, termasuk mainan.

Secara bersama-sama, pasangan berbakat itu berhasil membuat serangkaian inovasi yang membuat Mattel sebagai perusahaan diperhitungkan keberadaanya.

Barbie

Pada 1950-an, Handler mengetahui putrinya tertarik dengan boneka kertas yang dapat bajunya dapat diganti-ganti.

Terinspirasi dari situ, dia mengajukan gagasan tentang pembuatan boneka dewasa ke perusahaannya. Namun, ide itu mendapat perlawanan dari tenaga penjualan dan eksekutif Mattel yang didominasi oleh pria.

"Setiap gadis kecil membutuhkan boneka untuk memproyeksikan diri ke dalam mimpinya di masa depan," kata Handler dalam wawancara New York Times pada 1977.

Boneka Barbie pada 1959. (Good House Keeping) Boneka Barbie pada 1959. (Good House Keeping)
Kemudian pada 1956, dia menemukan boneka perempuan dewasa Jerman yang menarik di Swiss. Tanpa sepengetahuan Handler, boneka itu sebenarnya ditujukan untuk pelanggan pria dewasa.

Namun, dia memikirkan hal lainnya. Dengan menggunakan boneka Jerman sebagai model, desainer Mattel menghabiskan waktu tiga tahun menciptakan boneka impian Handler.

Lalu lahirlah boneka dengan rambut pirang berukuran 11,5 inci dengan sepatu hak tinggi.

Barbie memulai debutnya di American Toy Fair di Kota New York pada 1959.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Billie Jean King, Mantan Petenis Nomor Satu Dunia

Sebanyak 351.000 boneka Barbie berhasil terjual di tahun pertama, menjadi rekor penjualan tertinggi Mattel.

Keberhasilan Barbie mendorong perusahaan menciptakan boneka kekasihnya, Ken.

Harapan tak realistis

Meski digemari anak-anak, bahkan orang dewasa, boneka itu mendapat kritikan dari para feminis, termasuk dari National Organization for Women.

Figur Barbie dianggap menciptakan harapan tidak realistis bagi perempuan muda yang bisa menyebabkan rendah diri.

Ukuran Barbie dinilai tidak mungkin bisa diwujudkan dalam fisik manusia. Pakar akademis menyebutkan, peluang perempuan untuk mendapatkan seperti Barbie kurang dari 1:100.000.

"Semua filosofi saya terkait Barbie bahwa melalu boneka, gadis cilik bisa menjadi apa pun yang dia inginkan," tulis Handlee dalam otobiografinya, Dream Doll: The Ruth Handler Story.

"Barbie selalu mewakili fakta, seorang perempuan memiliki pilihan," lanjutnya.

Kanker payudara dan kematian

Pada 1970, Handler didiagonisis menderita kanker payudara dan harus menjalani mastektomi atau pengangkatan payudara.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Elizabeth Magie, Pencipta Permainan Monopoli

Kanker itu membuatnya kehilangan kepercayaan diri dan menghabiskan sedikiti waktu untuk bekerja.

Putra Handler, Ken, meninggal dunia akibat tumor otak pada 1994.

8 tahun kemudian, Handler wafat pada 27 April 20012 di California karena menderita komplikasi operasi kanker usus besar pada usia 85 tahun.

Suaminya Elliot meninggal 9 tahun kemudian pada usia 94 tahun.

 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X