PM Israel kepada Iran: Pergi dari Suriah Secepatnya

Kompas.com - 15/01/2019, 21:17 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berbicara dalam pertemuan antar-menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin (11/12/2017). EMMANUEL DUNAND / AFPPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berbicara dalam pertemuan antar-menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin (11/12/2017).

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak Iran untuk segera angkat kaki dari Suriah atau terancam menghadapi serangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu saat melantik Kepala Staf baru Letnan Jenderal Aviv Kochavi, seperti dilansir AFP Selasa (15/1/2019).

Baca juga: Rudal Suriah Hantam Rudal Israel di Dekat Damaskus

Netanyahu berkata, dia mendengar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran berkata Iran tidak punya militer yang ditempatkan di Suriah.

Keberadaan Teheran di negara yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad itu hanya sebagai penasihat, dan bakal bertahan hingga teroris dihancurkan.

"Karena itu saya menasihati mereka. Pergi dari sana (Suriah) secepatnya. Sebab kami tak akan berhenti menyerang," ancam Netanyahu dikutip Russian Today.

PM yang akrab disapa Bibi itu melanjutkan, Iran melontarkan kebohongan soal klaim bahwa mereka hanya menempatkan penasihat.

"Mereka selalu berbohong. Mereka berbohong tentang klaim itu, atau kabar bahwa satelit yang mereka luncurkan gagal mencapai orbit," terang Netanyahu.

Dia merujuk kepada pengumuman Menteri Telekomunikasi Mohammad Javad Azari Jahromi bahwa Satelit Payam yang diluncurkan gagal mencapai orbit.

Netanyahu mengonfirmasi bahwa pada pekan lalu, jet tempur Israel menyerang gudang berisi senjata Iran di Bandara Damaskus.

Dia menegaskan telah ratusan kali memerintahkan serangan udara yang menargetkan fasilitas milik Iran maupun sekutunya, Hezbollah.

Dalam upacara pelantikannya, Letjen Aviv Kochavi menegaskan bahwa isu utama keamanan Israel adalah "Iran dan bentuk terorisme lainnya".

Teheran sebelumnya menyatakan mereka tidak menempatkan pasukan reguler, melainkan mengirim penasihat beserta milisi dari berbagai negara.

Baca juga: PM Israel: Kami adalah Sekutu bagi Negara Arab dalam Melawan Iran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X