Di Tengah Ketegangan Diplomatik, China Hukum Mati Warga Kanada

Kompas.com - 15/01/2019, 14:13 WIB
warga negara Kanada Robert Lloyd Schellenberg (tengah) mengikuti persidangan ulang atas tuduhan perdagangan narkoba di pengadilan Dalian di provinsi Liaoning, China, Senin (14/1/2019). (AFP/Pengadilan Dalian) warga negara Kanada Robert Lloyd Schellenberg (tengah) mengikuti persidangan ulang atas tuduhan perdagangan narkoba di pengadilan Dalian di provinsi Liaoning, China, Senin (14/1/2019). (AFP/Pengadilan Dalian)

BEIJING, KOMPAS.com - Pengadilan di China menjatuhi hukuman mati pada seorang warga negara Kanada, Senin (14/1/2019), atas pelanggaran menyelundupkan obat terlarang.

Keputusan itu disebut sabagai langkah yang kemungkinan akan menambah ketegangan antara Ottawa dan Beijing.

Pengadilan Dalian menilai Robert Lloyd Schellenberg pantas dijatuhi hukuman mati berdasarkan sifat dan beratnya kejahatannya dan sesuai dengan hukum pidana di China.

Baca juga: Gadis Saudi yang Kabur dari Keluarganya Kini Tinggal di Kanada

BBC mengabarkan, pada November 2018, Schellenberg diberikan hukuman penjara selama 15 tahun. Namun, keputusan tersebut berubah pada Senin lalu.

Bibi Schellenberg, Lauri Neslon-Jones, mengatakan situasi yang kini dihadapi keluarganya sunggu mengerikan.

"Ini merupakan kasus terburuk. Tidak bisa terbayangkan apa yang dia rasakan dan pikirkan," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perdana Menteri Kanada Justrin Trudeau juga mengutuk keputusan pengadilan di China terhadap warga negaranya.

"China telah memilih untuk mulai menerapkan hukuman mati secara sewenang-wenang," tuturnya.

Schellenberg memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding. Pengacaranya menyatakan, langkah banding kemungkinan akan diambil.

Pria yang diperkirakan berusia 36 tahun itu ditangkap pada 2014 atas tuduhan merencanakan penyelundupan 227 kg metamfetamin dari China ke Australia.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN,BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.