Kompas.com - 15/01/2019, 08:50 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Putri sekaligus penasihat senior presiden AS, Ivanka Trump, sempat disebut masuk dalam kandidat calon presiden Bank Dunia.

Terkait kabar tersebut, Gedung Putih mengklarifikasi jika Ivanka, hanya akan membantu pemerintah AS dalam memilih kandidat tersebut dan bukan menjadi salah satunya.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dan Kepala Staf Gedung Putih, Mick Mulvaney, dilaporkan telah meminta kepada putri Donald Trump itu untuk membantu dalam mengelola proses nominasi.

"Ivanka diminta membantu karena dia telah bekerja erat dengan kepemimpinan Bank Dunia selama dua tahun terakhir," kata Jessica Ditto, wakil direktur komunikasi Gedung Putih, Senin (14/1/2019).

Baca juga: Ivanka Trump Masuk Daftar Kandidat Calon Presiden Bank Dunia

Kendati demikian, Ditto mengatakan bahwa laporan yang menyebut Ivanka sedang dipertimbangkan sebagai salah satu kandidat adalah berita palsu.

Kabar mengenai masuknya Ivanka dalam jajaran kandidat calon presiden Bank Dunia, pertama kali dirilis oleh The Financial Times.

Media yang berbasis di London tersebut bahkan menyejajarkan Ivanka dengan mantan duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley, sebagai kandidat pengganti Jim Yong Kim, yang mengundurkan diri dari jabatan presiden Bank Dunia awal pekan lalu.

Kim mulai menjabat presiden Bank Dunia sejak 1 Juli 2012 dan akan mundur dari jabatan tiga tahun lebih cepat, yakni sampai 1 Februari 2019.

Beberapa nama yang diperkirakan akan turut dipertimbangkan sebagai kandidat dari AS yakni Wakil Menteri Keuangan untuk Urusan Internasional David Malpass, serta Kepala Badan Pengembangan Internasional Mark Green.

Dewan Bank Dunia telah mengumumkan akan mulai menerima nominasi untuk calon pemimpin organisasi yang baru pada awal bulan depan dan bakal memilih pengganti Kim pada pertengahan April.

Baca juga: Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Mengundurkan Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.