145 Anak Mendapat Vaksin Kedaluwarsa, Pemerintah China Gelar Penyelidikan

Kompas.com - 14/01/2019, 12:15 WIB
Ilustrasi vaksin. SHUTTERSTOCKIlustrasi vaksin.

JINHU, KOMPAS.com - Setidaknya 145 anak dilaporkan telah mendapat vaksin polio yang telah melewati tanggal kedaluwarsa, memicu aksi protes yang dilakukan orangtua anak.

Anak-anak tersebut diketahui mendapatkan vaksin polio dari pemerintah daerah Jinhu, Provinsi Jiangsu, pada awal pekan lalu.

Namun orangtua anak menemukan bahwa vaksin yang diberikan secara oral kepada anak-anak di fasilitas kesehatan pemerintah itu telah melewati tanggal kedaluwarsa, yakni 11 Desember 2018.

Diberitakan CCTV, mengutip sumber pemerintah, diketahui kemudian, ada setidaknya 145 anak yang menerima vaksin polio tersebut antara 11 Desember 2018 hingga 7 Januari 2019, saat kesalahan itu terkuak.


Baca juga: UNICEF Pakai Drone untuk Kirim Vaksin ke Wilayah Terpencil Vanuatu

Akibat kesalahan tersebut, 13 pejabat departemen kesehatan kota di Provinsi Jiangsu telah diberhentikan. Sementara tiga pejabat lainnya sedang dalam penyelidikan.

Warga, termasuk orangtua anak penerima vaksin kedaluwarsa menggelar aksi dengan memblokir jalan di luar kantor pemerintah Jinhu, pada Jumat (11/1/2019). Tiga orang peserta aksi ditahan atas tuduhan mengganggu ketertiban umum.

Pejabat kesehatan setempat mengatakan bahwa vaksin yang kedaluwarsa tidak akan menimbulkan efek kesehatan yang merugikan. Namun tingkat kemanjurannya akan berkurang.

Keterangan dalam situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebutkan vaksin yang telah kedaluwarsa tidak akan sampai menimbulkan gangguan kesehatan kepada penerimanya, tetapi diperingatkan bahwa imunisasi yang telah dilakukan tidak akan bekerja secara sempurna.

Meski beberapa orangtua anak melaporkan kepada CCTV, adanya reaksi negatif, seperti muntah dan lesu, tidak dapat dipastikan jika itu adalah dampak dari pemberian vaksin.

Baca juga: Pertama di Dunia, Ilmuwan Kembangkan Vaksin Jerawat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X