Video Memeluk Seorang Pria Viral, Mahasiswi Mesir Dikeluarkan dari Kampus

Kompas.com - 13/01/2019, 22:18 WIB
Ilustrasi pasangan berpelukan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pasangan berpelukan.

KAIRO, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi di Universitas Al-Azhar, Mesir, dilaporkan telah dikeluarkan oleh pihak kampus, setelah videonya  sedang memeluk pria menjadi viral.

Video tersebut, yang tersebar luas di dunia maya pada awal bulan ini, memperlihatkan seorang pria muda yang membawa karangan bunga dan berlutut di hadapan seorang perempuan.

Perempuan muda itu kemudian tampak dalam video memeluk pria yang tampaknya telah melamarnya.

Video tersebut tampaknya direkam di Universitas Mansoura di Mesir utara. Namun perempuan dalam video diketahui adalah mahasiswi di Universitas Al-Azhar, sedangkan prianya adalah mahasiswa di Mansoura.


Baca juga: Beri Jasa Pelukan, Wanita Ini Hasilkan Puluhan Juta

Dewan Kedisiplinan Kampus Universitas Al-Azhar pun memutuskan untuk mengeluarkan mahasiswi tersebut secara tetap. Demikian disampaikan juru bicara universitas, Ahmed Zarie kepada AFP, Minggu (13/1/2019).

"Video tersebut telah menyebabkan munculnya kemarahan publik dan pihak universitas memutuskan untuk mengeluarkan mahasiswi tersebut karena dianggap telah menampilkan citra buruk terhadap Universitas Al-Azhar," ujarnya.

Universitas Al-Azhar secara ketat telah memberlakukan aturan memisahkan mahasiswanya antara pria dan wanita.

Zarie menambahkan, berpelukan antara pria dan wanita yang belum menikah telah melanggar nilai-nilai dan prinsip yang berlaku di masyarakat.

"Meski demikian, mahasiswi tersebut masih dapat mengajukan banding atas keputusan pengusiran itu," ujar Zarie.

Sementara, pria dalam video juga terancam mendapat sanksi dari Dewan Kedisiplinan Universitas Mansoura, yang akan menggelar pertemuan untuk membahas hukuman pada Senin (14/1/2019).

Mesir sebagai negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, telah dikenal luas dengan sebagian besar masyarakatnya yang konservatif.

Tahun lalu, kejaksaan telah menahan seorang penyanyi wanita selama empat hari setelah dianggap menyebarkan ajakan untuk berbuat keburukan karena videonya saat sedang menari dengan gerakan yang tak senonoh menjadi viral.

Pada 2017, seorang penyanyi wanita juga dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun setelah videonya yang dianggap provokatif tersebar di dunia maya.

Baca juga: Menolak Saat Diajak Berpelukan, Pria Ini Dihajar Kekasihnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X