Kabar Dunia Sepekan: Shutdown AS hingga Raja Malaysia Turun Takhta - Kompas.com

Kabar Dunia Sepekan: Shutdown AS hingga Raja Malaysia Turun Takhta

Kompas.com - 12/01/2019, 16:18 WIB
Sultan Muhammad V dari Kelantan. (AFP/Mohd Rasfan) Sultan Muhammad V dari Kelantan. (AFP/Mohd Rasfan)

KOMPAS.com - Penutupan layanan pemerintahan Amerika Serikat (AS) karena isu pembangunan tembok perbatasan hampir memasuki satu bulan.

Shutdown yang terjadi secara parsial tersebut membuat sekitar 800.000 pegawai negeri AS terpaksa bekerja tanpa dibayar maupun dirumahkan.

Kemudian dari Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan membuat keputusan mengejutkan dengan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Yang di-Pertuan Agong.

Kedua artikel itu masuk ke dalam kabar dari berbagai penjuru dunia yang terjadi sepanjang Minggu (6/1/2019) hingga Sabtu (12/1/2019).


1. Sultan Muhammad V Turun Takhta sebagai Raja Malaysia
Raja Malaysia Sultan Muhammad V memutuskan untuk turun takhta pada Minggu (6/1/2019).

Istana Negara Malaysia mengumumkan Sultan Muhammad V dari Kelantan telah mengundurkan diri sebagai Yang Dipertuan Agong ke-15 atau Penguasa Tertinggi federasi.

Seperti diketahui, Sultan Muhammad menjabat sebagai Raja Malaysia pada 13 Desember 2016.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Presiden Mesir Resmikan Katedral Terbesar di Timur Tengah
Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi meresmikan Cathedral of Nativity atau Katedral Kelahiran Kristus pada Minggu (6/1/2019), sehari setelah serangan bom mematikan di dekat sebuah gereja Koptik.

Dengan pengamanan ketat, Sisi membuka katedral itu pada perayaan Malam Natal Gereja Koptik.

Sisi memberikan pidato singkat dengan menyampaikan, pembukaan katedral dan juga masjid utama Al-Fattah Al-Alim yang berdekatan membawa pesan persatuan.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

3. Setahun Berlalu, Begini Perubahan Hidup Bocah "Berambut Es" Asal China
Wang Fuman mendapat julukan "Ice Boy" ketika tiba di sekolah dengan wajah merah dan rambutnya berubah menjadi putih karena dipenuhi es.

Wang tinggal di wilayah pegunungan di provinsi Yunnan yang suhu udaranya bisa mencapai -9 derajat Celsius.

Setahun berlalu, nasib baik memenuhi kehidupan Wang. Dia tidak harus lagi berjalan kaki berkilo-kilometer jauhnya di tengah salju untuk sampai ke sekolah.

Seperti apa kehidupan Wang sekarang? Untuk mengetahui selengkapnya klik tautan di sini.

4. Pasien Koma Lahirkan Bayi, Petinggi Klinik di AS Mengundurkan Diri
Bos sebuah klinik swasta di AS mengundurkan diri usai insiden pasien koma yang melahirkan bayi pada Desember 2018.

Kepala Eksekutif Klinik Hacienda HealthCare, Bill Timmons, mundur dengan persetujuan bulat dari dewan direksi.

Sebelumnya, staf di klinik yang terletak di Phoenix, Arizona itu tidak menyadari bahwa perempuan yang koma selama lebih dari 10 tahun telah hamil.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

5. Rapat dengan Partai Demokrat soal "Shutdown", Trump: "Bye-bye"
Trump menyampaikan "selamat tinggal" dan keluar dari rapat dan perundingan pendanaan tembok perbatasan untuk mengakhiri shutdown.

Namun, para pimpinan Kongres dari Partai Demokrat tetap menolak untuk menyetujui proyek tersebut.

Meski kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri pertemuan, mereka masih berdebat tentang siapa yang harus disalahkan.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

6. FBI Selidiki Dugaan Trump Bekerja bagi Rusia
Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (AS) dilaporkan membuka penyelidikan terhadap Presiden Donald Trump.

Penyelidikan itu dilakukan setelah muncul dugaan Trump bekerja bagi Rusia. Penyelidikan tersebut digelar setelah Trump memecat Direktur FBI James Comey pada Mei 2017.

Operasi kontra-intelijen dilakukan untuk menentukan apakah Trump bekerja bagi Rusia secara sukarela atau tidak, dan menentukan apakah dia termasuk ancaman nasional.

Anda bisa membaca lebih lengkap dugaan Trump itu melalui tautan ini.


Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional
Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Nasional
Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Megapolitan
Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Internasional
Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Megapolitan
Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Regional
4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

Megapolitan

Close Ads X