Biografi Tokoh Dunia: Jeff Bezos, Bos Amazon dan Orang Terkaya Dunia Halaman 2 - Kompas.com

Biografi Tokoh Dunia: Jeff Bezos, Bos Amazon dan Orang Terkaya Dunia

Kompas.com - 11/01/2019, 22:20 WIB
Pendiri Amazon.com, Jeff BezosRichard Brian/Reuters Pendiri Amazon.com, Jeff Bezos

2. Mendirikan Amazon
Pada akhir 1993, Bezos memutuskan untuk menjual buku secara daring. Dia meninggalkan pekerjaannya di DE Shaw dan fokus merintis usahanya sendiri.

Bersama sejumlah karyawan, dia mendirikan Amazon.com pada 5 Juli 1994 di garasi rumah. Nama Amazon sendiri diambil dari Singai Amazon di Amerika Selatan.

Dia memulai usaha itu dengan menginvestasikan dana sebesar 300.000 dollar AS, sekitar Rp 4,2 miliar, yang berasal dari orangtuanya.

Baca juga: Jeff Bezos Beri 97,5 Juta Dollar AS untuk Bantu Tunawisma

Kepada para investor awal, Bezos sudah memperingatkan mereka bahwa ada terdapat 70 persen peluang Amazon bakal kolaps dan bangkrut.

Perusahaan itu melesat bak meteor tanpa adanya pemberitaan pers yang cukup. Amazon menjual buku di AS dan 45 negara dalam waktu 30 hari.

Dalam dua bulan, penjualan mereka mencapai 20.000 dollar AS, atau Rp 281,1 juta, per pekan. Di atas perkiraan Bezos dan timnya.

Amazon.com go public tiga tahun berselang di mana para analis meragukan apakah perusahaan tersebut bakal bertahan sendiri.

Dua tahun kemudian, bisnis Amazon tidak hanya bertahan. Namun juga mengungguli setiap pesaingnya dan menjadi pemimpin e-commerce.

Bezos terus melakukan diversifikasi usaha Amazon dengan menawarkan penjualan CD serta video pada 1998, diikuti pakaian, mainan, dan barang elektronik.

3. Ekspansi Bisnis di Sektor Lain
Pada September 2000, Bezos mendirikan perusahaan startup yang berbasis di luar angkasa Blue Origin. Sudah lama dia tertarik pada perjalanan luar angkasa.

Pada November 2015, Blue Origin sukses meluncurkan wahana orbit New Shepard dan berhasil mencapai ketinggian yang ditetapkan, 100,5 km, sebelum kembali ke Texas Barat.

Sebelumnya pada 5 Agustus 2013, dia membeli harian The Washington Post dan publikasi lain yang berkaitan dengan The Post senilai 250 juta dollar, atau Rp 3,5 triliun.

Dia juga berinvestasi di sektor layanan kesehatan seperti Unity Biotechnology, Grail, Juno Therapeutics, and ZocDoc.

Pada 30 Januari 2018, Amazon, Berkshire Hathaway, dan JPMOrgan mengumumkan berencana membangun sebuah perusahaan layanan kesehatan.

Baca juga: Kekayaan Jeff Bezos Hilang Rp 291,8 Triliun dalam Dua Hari


Page:
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X