Diduga akan Gabung ISIS, Dua Warga Jerman Ditahan di Mesir

Kompas.com - 11/01/2019, 21:42 WIB
Ilustrasi seseorang diborgol.THINKSTOCK Ilustrasi seseorang diborgol.

KAIRO, KOMPAS.com - Otoritas Mesir melaporkan telah menahan dua orang berkewarganegaraan Jerman yang diduga akan bergabung dengan kelompok teroris ISIS.

Menurut sumber keamanan Mesir, seperti dilansir AFP, Jumat (11/1/2019), salah satu dari dua warga Jerman tersebut telah dideportasi ke negara asalnya.

Dilaporkan media Jerman, dua warga negara itu sempat tidak diketahui keberadaannya sejak tiba secara terpisah di Mesir pada bulan Desember 2018.

Otoritas Mesir sebelumnya membantah telah melakukan penangkapan. Sementara pihak keluarga kedua warga Jerman meyakini penangkapan tersebut adalah sebuah kesalahan.

Pihak Kementerian Luar Negeri Jerman telah mengkonfirmasi satu warganya telah kembali dan seorang lainnya masih dalam penahanan oleh otoritas Mesir.

Baca juga: Kakaknya Dituduh Anggota ISIS, Menteri Baru Irak Mengundurkan Diri

Warga yang dideportasi, dilaporkan ditahan di Bandara Internasional Kairo setelah dicurigai akan bergabung dengan kelompok ISIS di Sinai utara.

Penangkapan seorang pria Jerman berusia 23 tahun itu dilaporkan terjadi pada 27 Desember lalu.

Namun karena dia tidak melakukan kejahatan apa pun di bawah hukum Mesir dan telah melepaskan kewarganegaraan Mesir-nya, pihak berwenang memutuskan memulangkannya ke negara asal, setelah berkoordinasi dengan kedutaan Jerman.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengkonfirmasi bahwa pria tersebut telah tiba kembali pada Kamis (10/1/2019) malam.

Sementara warga Jerman kedua yang ditahan di Mesir dikonfirmasi berusia 18 tahun. Dia ditahan pada pertengahan Desember saat mendarat di kota Luxor.

Sumber keamanan Mesir mengatakan, pemuda itu ditangkap membawa sebuah peta wilayah Sinai utara dan diyakini juga bermaksud untuk bergabung dengan ISIS.

Pihak kedutaan sedang berupaya mendapatkan akses konsuler kepada remaja tersebut dan berusaha agar dia dapat dideportasi.

Kementerian luar negeri Jerman menolak memberi informasi mengenai tuduhan yang dijatuhkan otoritas Mesir dan apakah keduanya bakal kembali dimintai keterangan setelah kembali.

Baca juga: Bersumpah Setia dan Bantu ISIS, Tentara AS Dihukum 25 Tahun Penjara



Terkini Lainnya

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi 'Dibunuh'

Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi "Dibunuh"

Internasional
Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Internasional
Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Kisah Pemasangan Layanan Telepon Komersial Pertama di Dunia..

Internasional
Iran Tembak Jatuh Sebuah 'Drone' Milik Amerika Serikat

Iran Tembak Jatuh Sebuah "Drone" Milik Amerika Serikat

Internasional
Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Internasional
Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Mahathir: Dakwaan Pembunuhan terhadap 4 Tersangka atas Jatuhnya MH17 Konyol

Internasional
'Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun'

"Rezim Kim Jong Un Bakal Hancur dalam 20 Tahun"

Internasional
Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Reporter TV Basah Kuyup Dikencingi Singa di Tengah Wawancara

Internasional
Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Menyelinap ke Rumah Kosong untuk Mandi, Pria di Thailand Tewas Tersetrum

Internasional
Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Seorang Pria Penggal Anjing Temannya karena Berutang Uang Sewa

Internasional
Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Rawat Tubuh Ho Chin Minh yang Diawetkan, Vietnam Panggil Ilmuwan Rusia

Internasional
Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Inspirasi Morse di Atas Kapal hingga Alat Bantu Polisi, Ini Sisi Lain Telegraf

Internasional
Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Tim Pembunuh Khashoggi Sempat Berdiskusi Cara Membawa Jenazahnya

Internasional
Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Seoul Desak Pyongyang Segera Gelar Pertemuan Antar-Korea Keempat

Internasional
Pistol 'Pembunuh' Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Pistol "Pembunuh" Vincent van Gogh Terjual Rp 2,6 Miliar dalam Lelang

Internasional

Close Ads X