Stasiun Televisi Lokal AS Tayangkan Rekaman Pidato Trump yang Direkayasa

Kompas.com - 11/01/2019, 19:52 WIB
Tangkapan layar perbandingan rekaman pidato Presiden AS Donald Trump yang direkayasa dengan saat siaran langsung.MYNORTHWEST.com / YOUTUBE Tangkapan layar perbandingan rekaman pidato Presiden AS Donald Trump yang direkayasa dengan saat siaran langsung.

SEATTLE, KOMPAS.com - Sebuah stasiun televisi lokal AS secara tidak sengaja telah menyiarkan sebuah rekaman yang telah direkayasa dari pidato Presiden Donald Trump.

Stasiun televisi Q13 di Kota Seattle, negara bagian Washington, yang masih berafiliasi dengan Fox News, menyiarkan rekaman pidato Trump tentang imigrasi yang disampaikan dari Ruang Oval pada Selasa (8/1/2019) malam.

Namun rekaman tersebut tampaknya telah diubah dari yang seharusnya. Situs MyNorthwest.com menampilkan video yang menunjukkan perbedaan rekaman tersebut antara yang disiarkan Q13 dengan saat disiarkan langsung oleh CNN.

Dalam rekaman yang disiarkan Q13, Trump tampak seolah-olah menjulukan lidahnya beberapa saat di tengah-tengah pernyataan.

Baca juga: Pidato Trump Ini Bikin Para Pemimpin Dunia di Markas PBB Tertawa

Saat pidato, Trump berkata, "Semoga kita bisa bangkit dari politik pastisipasi demi mendukung keamanan nasional," kemudian menjilat bibirnya sebentar dan melanjutkan berbicara.

Tapi dalam siaran Q13, Trump tampak menjulurkan lidahnya lebih lama dari yang sebenarnya, sehingga seolah sedang meledek.

Selain perbedaan itu, dalam rekaman pidato yang disiarkan Q13, Trump terlihat lebih berwarna oranye.

"Ini tidak memenuhi standar editorial kami dan kami menyesal jika ini terlihat seolah menggambarkan presiden secara negatif," tulis direktur pemberitaan Q13, Erica Hill, dalam pernyataan resminya yang dirilis Kamis (10/1/2019).

Dalam pernyataan lainnya, yang dikutip The Seattle Times, Hill menyampaikan telah menggelar penyelidikan atas insiden tersebut dan pihak perusahaan telah mengambil langkah tegas dengan memberhentikan secara tidak hormat seorang editor yang bertanggung jawab.

Tidak disebutkan apakah karyawan yang dipecat adalah yang telah merekayasa rekaman tersebut atau yang mengizinkannya untuk ditayangkan.

Baca juga: Korea Utara Sebut Pidato Trump seperti Gonggongan Anjing


Terkini Lainnya

MK Segera Gelar Uji Materi soal Surat Suara untuk Pemilih Pindah TPS

MK Segera Gelar Uji Materi soal Surat Suara untuk Pemilih Pindah TPS

Nasional
Mengaku Punya Penyakit, Romahurmuziy Minta Berobat di Luar KPK

Mengaku Punya Penyakit, Romahurmuziy Minta Berobat di Luar KPK

Nasional
Bakal Jadi 'Park and Ride' untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Bakal Jadi "Park and Ride" untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Nasional
Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Internasional
Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Nasional
Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Nasional
Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Regional
Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Internasional
Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Nasional
Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Regional
Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Internasional
Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Megapolitan
Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Nasional

Close Ads X