Kompas.com - 11/01/2019, 09:45 WIB

Pada 2012, FBI mendekati Rodriguez dan meyakinkannya untuk bekerja sama. Sejak itu, dia mendapat bayaran 460.000 dollar AS dan merelokasinya ke AS untuk keselamatannya.

"Pria ini benar-benar berani. Dia secara bersamaan bekerja untuk kartel, tahu betapa kejamnya itu, dan bekerja untuk FBI," ucap analis hukum CBS News Rikki Klieman.

Di pengadilan, Rodriguez mengaku dipanggi ke persembunyian El Chapo pada 2008 untuk menciptakan sistem.

Baca juga: Persidangan El Chapo Ungkap Korupsi Endemik Pemerintah Meksiko

Menurut dia, El Chapo menyukai fitur yang memungkinkan menyalakan mikrofon jarak jauh sehingga dapat menguping pihak lain.

Guzman atau El Chapo merupakan bos kejahatan yang paling ditakuti sekaligus dikagumi di Meksiko. Dia dapat kabur dari penjara sebanyak dua kali.

Tapi dia berhasil ditangkap kembali dan dikirim ke AS pada 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.