Ketua DPR AS Yakin Drama Trump "Walk Out" dari Rapat Sudah Direncana - Kompas.com

Ketua DPR AS Yakin Drama Trump "Walk Out" dari Rapat Sudah Direncana

Kompas.com - 11/01/2019, 08:38 WIB
Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Pemimpin Demokrat di Senat Chuck Schumer berbicara kepada media setelah pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump tentang shutdown di Gedung Putih, Rabu (9/1/2019). (AFP/Saul Loeb). Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Pemimpin Demokrat di Senat Chuck Schumer berbicara kepada media setelah pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump tentang shutdown di Gedung Putih, Rabu (9/1/2019). (AFP/Saul Loeb).

WASHINGTON AS, KOMPAS.com - Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi yakin Presiden Donald Trump melakukan "drama" dalam rapat yang digelar Rabu lalu.

Seperti diketahui, Trump bertemu dengan Pelosi dan Pemimpin Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, untuk membahas shutdown.

Namun, Trump memilih "walk out" setelah Pelosi mengatakan partainya tidak akan menyetujui pendanaan miliaran dollar AS untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko.

Baca juga: Rapat dengan Partai Demokrat soal Shutdown, Trump: Bye-bye


Trump meninggalkan anggota parlemen tersebut dengan ucapan "bye-bye".

"Bukan hanya presidennya yang tidak ramah, kejutan kemarin dalam perilakunya, saya pikir rapat itu sudah diatur sehingga dia bisa 'walk out'," ucapnya, Kamis (10/1/2019).

Melansir Huffington Post, Pelosi mengaku ingin menekankan bahwa Partai Demokrat mempertimbangkan keamanan perbatasan dalam bentuk teknologi pengawasan dan perbaikan sistem.

Sementara efektivitas tembok masih diperdebatkan, pemerintah AS memilih melakukan shutdown.

Pelosi juga yakin, Trump memanfaatkan perselisihan soal tembok perbatasan sebagai pengalih perhatian dari masalah-masalah lainnya.

"Saya bahkan tidak tahu jika presiden menginginkan tembok itu, dia hanya ingin debat," ucapnya.

Schumer mengatakan, Trump melemparkan amarahnya dengan membanting tangan di atas meja pada pertemuan Rabu lalu di Gedung Putih.

Namun, Trump menyangkal klaim tersebut.

"Saya tidak memukul meja. Saya seharusnya melakukannya, tapi saya tidak memukul meja," sanggah Trump.

Trump memilih keluar dari rapat dan perundingan pendanaan tembok perbatasan untuk mengakhiri shutdown.

Baca juga: Trump ke Perbatasan AS-Meksiko untuk Yakinkan Pembangunan Tembok

"Baru saja meninggalkan rapat dengan Chuck dan Nancy, hanya buang-buang waktu saja," kicaunya di Twitter

"Saya bilang 'bye-bye', tidak ada yang berhasil," imbuhnya.

Trump bersikeras untuk meminta pendanaan bagi pembangunan tembok perbatasan senilai 5,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 80 triliun.

Menurut dia, tembok perbatasan itu diperlukan untuk mencegah imigran ilegal yang dianggap berbahaya, pengedar narkoba, dan perdagangan manusia dari Meksiko.


Terkini Lainnya

Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Regional
Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Regional
Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Megapolitan
Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Megapolitan
Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Internasional
Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Megapolitan
Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Regional
Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Regional
Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional

Close Ads X