Pemerintah New Delhi Ingin Satukan Orang Jompo dan Sapi Terlantar dalam Rumah Khusus

Kompas.com - 10/01/2019, 17:10 WIB
Sapi-sapi yang berkeliaran di jalan-jalan raya India.Rushlane.com Sapi-sapi yang berkeliaran di jalan-jalan raya India.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah New Delhi berencana untuk membangun rumah khusus bagi orang jompo dan ribuan sapi yang ditinggalkan pemiliknya.

Disampaikan Menteri Pembangunan New Delhi, Gopal Rai, pihaknya akan meluncurkan program di mana warga senior akan tinggal dan hidup berdampingan bersama sapi yang ditelantarkan pemiliknya dalam satu fasilitas percontohan.

"Saat sapi mulai kurus kering, orang-orang menelantarkannya dan sapi itu akan berakhir di sebuah gaushala ( tempat penampungan sapi)."

"Demikian juga orang-orang tua yang kemudian akan dikirim ke rumah-rumah jompo. Hal itu bahkan dilakukan oleh keluarga kaya," kata Rai dikutip media setempat, Rabu (9/1/2019).

Baca juga: Kisruh karena Wanita Masuk Kuil Suci, Polisi India Tangkap 750 Orang

"Untuk itu pemerintah akan membangun fasilitas di mana sapi dan para warga senior akan hidup berdampingan, saling menjaga satu sama lain," ujarnya, menambahkan fasilitas percontohan akan direncanakan dibangun di barat daya New Delhi.

Langkah peningkatkan kesejahteraan hewan lainnya juga akan dilakukan pemerintah kota dengan membuka hostel khusus bagi sapi dengan biaya murah.

Hal tersebut untuk mengurangi jumlah sapi-sapi yang dibiarkan berkeliaran di jalanan dan memakan sampah oleh pemiliknya, sehingga menghambat lalu lintas.

Selain itu, pemerintah akan melakukan langkah-langkah pengendalian jumlah monyet, sterilisasi anjing liar, dan memasang chip elektronik untuk sapi dan hewan peliharaan.

Sejak kemenangan partai nasionalis Hindu, Bharatiya Janata Party (BJP) pada 2014, sapi-sapi yang dianggap suci umat Hindu telah semakin menempati tempat terhormat.

Namun setiap bulan, sekitar 600 ekor sapi telah ditangkap di Delhi dan dipindahkan ke lima tempat penampungan sapi.

Sebuah sensus ternak tahun 2012 menemukan ada lebih dari 5 juta sapi liar di seluruh India, dengan 12.000 di antaranya berada di Delhi. Demikian dilansir AFP.

Baca juga: Lari dari Kejaran Sapi, Tangan Pria Ini Putus Kena Gergaji Mesin


Terkini Lainnya

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Megapolitan
Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Megapolitan
Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Regional
Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Nasional
Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Megapolitan
Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Regional
Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Internasional
5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, 'Semoga Ayah Kuat' hingga Menyanyi di Depan Rutan

5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, "Semoga Ayah Kuat" hingga Menyanyi di Depan Rutan

Regional
Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Megapolitan
Anjing Gila Serang Puluhan Warga, Kolaka Utara Tetapkan Siaga 1 Rabies

Anjing Gila Serang Puluhan Warga, Kolaka Utara Tetapkan Siaga 1 Rabies

Regional
Serangan Jokowi soal Lahan Prabowo Jadi Momen Kandidat Transparan Laporkan Hartanya

Serangan Jokowi soal Lahan Prabowo Jadi Momen Kandidat Transparan Laporkan Hartanya

Nasional
Polisi Ringkus Komplotan Perampok Minimarket 24 Jam

Polisi Ringkus Komplotan Perampok Minimarket 24 Jam

Megapolitan
Perempuan Semarang Targetkan 80 Persen Suara Untuk Jokowi-Ma'ruf

Perempuan Semarang Targetkan 80 Persen Suara Untuk Jokowi-Ma'ruf

Regional
Penyebab Kekurangan 1.020 Surat Suara untuk KPU Mimika Terungkap

Penyebab Kekurangan 1.020 Surat Suara untuk KPU Mimika Terungkap

Regional

Close Ads X