Mahathir: Bedakan Mana Kalimat yang Dianggap Menghina Raja Malaysia

Kompas.com - 10/01/2019, 16:36 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. (AFP/Kazuhiro Nogi) Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. (AFP/Kazuhiro Nogi)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad angkat bicara terkait penangkapan tiga warga karena dianggap menghina kerajaan.

Dua pria dan satu perempuan ditangkap setelah dianggap melontarkan hinaan kepada Raja Malaysia Sultan Muhammad V yang turun takhta pekan lalu.

Baca juga: Dianggap Hina Mantan Raja Malaysia di Media Sosial, Tiga Orang Ditahan

Dalam konferensi pers, Mahathir berkata para penegak hukum Negeri "Jiran" tidak mengerti perbuatan yang bisa dianggap sebagai menghina.

"Karena itu, kami harus membedakan mana saja tindakan maupun kalimat yang bisa masuk ke dalam penghinaan," kata Mahathir dilansir Channel News Asia Kamis (10/1/2019).

PM berjuluk Dr M itu menjelaskan, saat ini Malaysia tengah berada dalam tahap belajar kebebasan berpendapat. Dia menilai orang tak boleh ditangkap jika mengucapkan kebenaran.

"Jika kami menutup mulut semua orang, tentunya bakal timbul ketidakadilan di negeri ini," tutur PM yang pernah menjabat pada periode 1981-2003 itu.

Menteri federal Liew Vui Kong menuturkan tengah menyiapkan aturan baru untuk menjaga kesucian penguasa, namun tidak mengebiri kebebasan berpendapat.

Dalam formulasi aturan tersebut, pemerintahan Mahathir berencana untuk melakukan studi banding di sejumlah negara Persemakmuran yang menganut monarki konstitusional.

"Karena berdasarkan monarki, maka kami harus memastikan para penguasa terlindungi dari serangan orang tak bertanggung jawab," katanya.

Sebelumnya, Sultan Muhammad V dari Kelantan mengundurkan diri sebagai Yang di-Pertuan Agong Malaysia setelah dua tahun menjabat.

Tidak ada penjelasan resmi yang diberikan. Namun, dilaporkan ada hubungannya dengan keputusan sang Sultan menikahi seorang mantan ratu kecantikan di Rusia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X