Bahas "Shutdown" dengan Partai Demokrat, Trump Bawa Permen Anak-anak - Kompas.com

Bahas "Shutdown" dengan Partai Demokrat, Trump Bawa Permen Anak-anak

Kompas.com - 10/01/2019, 12:33 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan kepada media setelah pertemuan dengan anggota Senat dari Partai Republik di Washington pada 9 Januari 2019.AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/ALEX WONG Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan kepada media setelah pertemuan dengan anggota Senat dari Partai Republik di Washington pada 9 Januari 2019.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan membawa permen anak-anak ketika bertemu petinggi oposisi dari Partai Demokrat.

Pertemuan tersebut digelar untuk mencari solusi atas penutupan layanan pemerintahan ( shutdown) parsial yang terjadi sejak 22 Desember 2018.

Baca juga: Rapat dengan Partai Demokrat soal Shutdown, Trump: Bye-bye

Shutdown terjadi setelah proposal Trump untuk meminta dana 5,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 80 triliun untuk membangun tembok perbatasan Meksiko ditolak.


Dilansir New York Post pada Rabu (9/1/2019), Trump membawa permen jenis M&M's, Skittles, Butterfinger, dan Baby Ruths saat bertemu Chuck Schumer dan Nancy Pelosi.

Schumer merupakan pemimpin minoritas Senat AS. Sementara Pelosi adalah ketua baru House of Representatives yang dilantik pekan lalu.

Schumer mengeluhkan Trump yang langsung keluar dari pertemuan dalam keadaan amarah yang meluap-luap. Namun, Wakil Presiden Mike Pence membela atasannya.

Dikutip The Hill, Pence mengakui Trump masuk ke ruang pertemuan sambil membawa permen dengan menyebutnya sebagai "diplomasi manis".

Pence menjelaskan, selama pertemuan presiden berusia 72 tahun tersebut sama sekali tidak mengucapkan sepatah kata pun.

Dia menyatakan Trump adalah presiden dengan komitmen kuat untuk memastikan keamanan setiap rakyat AS bisa terjaga.

"Dia membawa keseluruhan isu tentang perbatasan tersebut menjadi debat nasional segera setelah dia dilantik," tegas Pence.

Adapun Trump mengunggah kicauan di Twitter bahwa dia meninggalkan pertemuan dengan Schumer dan Pelosi karena dianggap buang-buang waktu.

Dalam twitnya Trump bertanya, jika dia mengakhiri shutdown tersebut, apakah permintaannya untuk membangun tembok bakal disetujui.

"Namun, Nancy mengatakan 'Tidak'. Jadi ya sudah. Bye-bye. Tidak akan ada yang terjadi," ucap presiden ke-45 dalam sejarah AS tersebut.

Baca juga: Pemerintah Shutdown, Begini Cara Warga AS Bantu Urus Taman Nasional


Terkini Lainnya

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional
Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Nasional
Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Megapolitan
Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Internasional
Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Megapolitan
Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Regional
4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

Megapolitan
Status Siaga, Gunung Soputan Keluarkan Asap hingga 100 Meter dari Puncak

Status Siaga, Gunung Soputan Keluarkan Asap hingga 100 Meter dari Puncak

Regional

Close Ads X