Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/01/2019, 11:48 WIB

KOMPAS.com - Punya model rambut berjambul yang unik, serta kerap bertualang ke berbagai negara bersama anjing kesayangan. Kesan itulah yang didapat kali pertama melihat Tintin, karakter komik buatan Herge.

Bagi seseorang yang menyukai komik pasti tahu bagaimana cerdiknya Tintin untuk menyelesaikan masalah dan kejahatan di berbagai penjuru dunia. Apalagi, Tintin juga sudah muncul dalam serial televisi dan animasi layar lebar.

Tintin, anjingnya yang bernama Snowy, serta tokoh unik lain seperti Kapten Haddock, Profesor Calculus, dan detektif kembar Thompson dan Thomson merupakan karakter komik besutan kartunis Belgia bernama asli George Prosper Remi.   

Hari ini 90 tahun yang lalu, tepatnya pada 10 Januari 1929, Tintin memulai debutnya dengan diperkenalkan ke publik.

Tintin yang digambarkan sebagai wartawan muda ini memulai pengenalannya saat disisipkan pada surat kabarLe Petit Vingtieme di Belgia.

Baca juga: Kemayoran, Tintin, dan Kambing Piaraan

Herge yakin bahwa hadirnya Tintin dalam surat kabar ini mampu mendapatkan perhatian orang dan bisa dikembangkan dengan alur cerita yang lebih beragam.

Dilansir dari hergemuseum.org, petualangan Tintin diterbitkan kali pertama dalam warna hitam putih dan ditujukan untuk pembaca kalangan muda.

Terinspirasi pada industri film yang baru berkembang, Herge kemudian mengembangkan alur cerita berdasarkan situasi politik internasional pada abad ke-20.

Ide awal Herge

Herge mulai menggambar ketika usianya masih remaja. Ketika Perang Dunia 1 sedang bergejolak, ia sering menggambar di pinggiran bukunya mengenai sesosok pemuda.

Gambar-gambar imajinasi dari Herge ini menggambarkan tokoh yang berani, cerdas dan cerdik, serta menjadi cikal bakal Tintin.

Akhirnya, tokoh ini mulai direalisasikan setelah Herge bekerja di surat kabar Vingtieme Siecle. Pemimpin redaksi meminta Herge untuk membuat komik serial baru untuk menambah gairah pembaca, terutama kalangan muda.

Dalam edisi 30 Desember 1928 dari surat kabar mingguannya, Herge memasukkan dua lelucon kartun, di mana ia menggambarkan seorang anak laki-laki dan seekor anjing putih kecil.

Teman-teman di surat kabat berpikir bahwa karakter-karakter ini dapat dikembangkan lebih lanjut. Mereka meminta Hergé untuk menggunakan karakter seperti ini untuk sebuah petualangan yang dapat diserialkan dalam Le Petit Vingtième.

Herge setuju dan memulai memasukkan karakter itu ke dalam surat kabar. Akhirnya, lahirlah The Adventures of Tintin.

Baca juga: Puluhan Sketsa Komik Tintin Terjual Rp 31 Miliar

Serial berkembang

Museum Hergehergemuseum.org Museum Herge
Herge mendeskripsikan Tintin serupa dirinya, misalnya memakai celana tanggung karena dia juga sering memakainya. Tintin tak memiliki model rambut yang unik ketika awal terbit, tetapi berkembang pada karya selanjutnya.

Model rambut unik berjambul bermula setelah Tintin masuk mobil dan melaju pada kecepatan tinggi. Hasilnya, rambutnya terangkat dan memaksa pembentukan model quiff atau jambul

Pada petualangan pertamanya, Tintin bertolak menuju Uni Soviet dan menemukan dampak peristiwa Bolshevik terhadap negara tersebut.

Setelah serial pertama mendapat respon yang baik, akhirnya Herge mulai mengembangkan beberapa cerita lain. Dalam The Blue Lotus, Tintin mengunjungi China. Ketika itu Herge secara intensif juga meneliti cerita-cerita tersebut agar dapat menggambarkan daerah lokal dan karakternya secara akurat.

Baca juga: Belgia Terbitkan Prangko "Tintin di Kemayoran" dan "Tintin di Pulau Komodo"

Tintin akhirnya berkembang dan merambah ke televisi. Dilansir dari Britannica, awal abad ke-21, Tintin tetap menjadi karakter yang dicintai dan ceritanya telah diterjemahkan ke lebih dari 80 bahasa.

Pada Juni 2009, sebuah museum yang didedikasikan untuk karya Herge dan karakter Tintin dibuka di Louvain-la-Neuve, Belgia.

Sebuah film animasi juga dibuat dalam The Adventures of Tintin pada 2011. Alur cerita diadaptasi dari serial Tintin dan disutradarai oleh Steven Spielberg.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.