Ketua DPR AS: Trump Berpikir Pekerja Federal Bisa Minta Uang Ayah Mereka

Kompas.com - 10/01/2019, 09:04 WIB
Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Pemimpin Demokrat di Senat Chuck Schumer berbicara kepada media setelah pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump tentang shutdown di Gedung Putih, Rabu (9/1/2019). (AFP/Saul Loeb). Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Pemimpin Demokrat di Senat Chuck Schumer berbicara kepada media setelah pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump tentang shutdown di Gedung Putih, Rabu (9/1/2019). (AFP/Saul Loeb).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Shutdown atau penutupan sebagian layanan pemerintah federal di Amerika Serikat tidak juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Pada rapat terbaru dengan Kongres di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap bersikeras untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko.

Sementara, Ketua DPR AS Nancy Pelosi dari Partai Demokrat menolak permintaan Trump.

Baca juga: Rapat dengan Partai Demokrat soal Shutdown, Trump: Bye-bye

Pelosi menilai, Trump tidak peka terhadap shutdown yang berdampak pada pemaksaan cuti tanpa upah bagi sejumlah pekerja pemerintah federal.

"Banyak pekerja federal tidak akan menerima gaji mereka. Artinya, hidup mereka tragis dalam hal peringkat kredit dan bayar hipotek mereka," ucapnya, seperti dikutip dari CNN, Rabu (9/1/2019).

"Mereka harus membayar sewa, mobil, uang sekolah anak-anak mereka," lanjutnya.

"Presiden tampaknya tidak peka terhadap hal itu. Dia pikir mungkin mereka bisa meminta lebih banyak uang kepada ayah mereka, tapi mereka tidak bisa," imbuh Pelosi.

Desakan Trump untuk memperoleh pendanaan tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko telah mendorong pemerintah melakukan shutdown.

Trump akan melanjutkan shutdown setelah pertemuannya dengan Pelosi dan pimpinan Senat dari Partai Demokrat, Schuck Schumer.

"Baru saja meninggalkan rapat dengan Chuck dan Nancy, buang-buang waktu saja," kicaunya di Twitter.

Baca juga: Terkena Shutdown, Ratusan Pegawai Negeri AS Kembali Kuliah

Senator dari Partai Republik Richard Shelby mengaku tidak yakin berapa lama shutdown akan berlangsung. Dia menyamakan situasi saat ini seperti sebuah sirkus.

"Bagaimana kita bisa menyelesaikan ini? Kami berutang kepada rakyat Amerika. Ini seperti sirkus," tuturnya.

Dia mengatakan, Trump tidak berbicara tentang keadaan darurat nasional pada rapat, Rabu (9/1/2019). Trump juga tidak memberikan indikasi tentang langkah selanjutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X