Militer Lebanon Larang Tentaranya Mainkan "Game Online" PUBG

Kompas.com - 09/01/2019, 14:34 WIB
Tentara Lebanon. AFP / PATRICK BAZTentara Lebanon.

BEIRUT, KOMPAS.com - Militer Lebanon dikabarkan telah menerbitkan surat keputusan yang melarang tentaranya untuk memainkan game online berjudul PlayerUnknown's Battlegrounds ( PUBG).

Memo internal yang diterbitkan Pemimpin Tentara Lebanon, resimen artileri pertama, itu telah ditandatangani oleh Komandan Angkatan Darat Jenderal Joseph Aoun, pada 4 Januari lalu.

Alasan yang diberikan untuk larangan mengunduh dan memainkan permainan aplikasi ponsel itu lantaran, kekhawatiran tentara Lebanon akan tersambung dan bermain serta berkomunikasi dengan pemain dari berbagai negara, termasuk musuh Zionis.

Tidak hanya game PUBG, larangan tersebut juga berlaku untuk semua permainan online sejenis, yang memungkinkan pemain untuk bertemu dengan pengguna dari berbagai negara dan saling bertanding bersama.


Baca juga: 13 Juta Akun PUBG Diblokir karena Gunakan Cheat

Media lokal Lebanon telah memuat memo tersebut dan menekankan pada bagian "seseorang dapat memilih untuk bermain secara individu atau dalam tim berisi empat pemain, di mana pemain dapat memilih anggota tim dari teman-temannya atau akan dipilih secara acak dan memungkinkan dalam tim terdiri dari orang-orang dari berbagai negara di dunia, termasuk musuh Zionis".

Dalam memo juga disebutkan, alasan pelarangan tentara memainkan game online tersebut, maupun yang sejenisnya, adalah lantaran selama permainan, sesama anggota tim dapat saling berkomunikasi melalui pesan teks maupun suara.

Personil militer Lebanon yang telah menerima memo tersebut diminta untuk turut mengedarkan pesan agar tidak mengunduh permainan sejenis dan menegaskan bahwa personil yang melanggar akan dikenai sanksi tindakan disipliner yang ketat.

Permainan aplikasi ponsel PUBG telah menjadi salah satu permainan paling populer di dunia saat ini. Sejak pertama kali dirilis pada Maret 2017, game online ini telah diunduh lebih dari 100 juta kali hanya dalam kurun waktu empat bulan.

Bahkan dalam pekan pertama sejak peluncurannya, game ini telah menjadi aplikasi permainan paling banyak diunduh di hampir 100 negara dengan jumlah pengguna harian mencapai hampir 14 juta orang.

Baca juga: Pemain PUBG Ditangkap Gara-gara Pakai Cheat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X