Kompas.com - 09/01/2019, 11:56 WIB
Mobil limosin dalam iring-iringan kendaraan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melewati polisi yang berjaga di sepanjang jalan utama timur-barat Changan di Beijing, China, Senin (9/1/2019). (AFP/Greg Baker) Mobil limosin dalam iring-iringan kendaraan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melewati polisi yang berjaga di sepanjang jalan utama timur-barat Changan di Beijing, China, Senin (9/1/2019). (AFP/Greg Baker)

BEIJING, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan mengunjungi pabrik farmasi di China pada Rabu (9/1/2019).

Seperti diketahui, Kim Jong Un tiba di China pada Selasa (8/1/2019) untuk mencari dukungan ekonomi dan diplomatik dari sekutu utamanya itu.

Kunjungan keempatnya ke Beijing disebut sebagai upaya menyusun strategi jelang pertemuan kedua dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca juga: Kim Jong Un Tiba di Beijing Saat China dan AS Bahas Perang Dagang

Laporan AFP menyebutkan, iring-iringan kendaraan meninggalkan guest house Diaoyutai di Beijing pada Rabu pagi, dengan kehadiran banyak polisi dan lalu lintas jalan diblokir.

Yonhap mewartakan, Kim mengunjungi sebuah pabrik yang dioperasikan oleh perusahaan obat Tongrentang. Dia berada di sana selama sekitar 30 menit.

Iring-iringan mobil yang kemungkinan membawa Kim kemudian terlihat meninggalkan Zhongnanhai, kompleks kepemimpinan pusat China di sebelah Kota Terlarang Beijing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk Korea Utara, 2019 menjadi titik balik strategisnya. Jika dia mengalihkan fokus ke pembangunan ekonomi, dia butuh kerja sama dengan China," kata pakar Korea Utara dari Liaoning Academy of Social Sciences, Lu Chao.

"China akan memperkenalkan pengalaman sukses kepada Kim untuk membantu Korea Utara mencapai transfirmasi ekonomi dan mewujudkan denulikrisasi secepat mungkin," imbuhnya.

Hua Po, pengamat politik di Beijing, mengatakan perubahan dalam model ekonomi akan memengaruhi politik sehingga menimbulkan tantangan baru bagi pengendalian atas negara itu.

"Untuk titik ini, dia harus meminta saran dari China."

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.