4 Mantan Presiden AS Bantah Klaim Trump soal Bangun Tembok Perbatasan

Kompas.com - 09/01/2019, 10:28 WIB
(Kiri ke kanan) Presiden ASmerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump; mantan presiden AS Barack Obama dan Michelle Obama; mantan presiden AS Bill Clinton dan Hillary Clinton; mantan presiden AS Jimmy Carter dan Rosalynn Carter menghadiri pemakaman kenegaraan mantan presiden AS George HW Bush di Washington National Cathedral di Washington DC, Rabu (5/12/2018). (
AFP/Mandel Ngan) (Kiri ke kanan) Presiden ASmerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump; mantan presiden AS Barack Obama dan Michelle Obama; mantan presiden AS Bill Clinton dan Hillary Clinton; mantan presiden AS Jimmy Carter dan Rosalynn Carter menghadiri pemakaman kenegaraan mantan presiden AS George HW Bush di Washington National Cathedral di Washington DC, Rabu (5/12/2018). ( AFP/Mandel Ngan)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Empat mantan presiden Amerika Serikat membantah klaim Donald Trump, yang menyebut mereka juga ingin membangun tembok perbatasan dengan Meksiko selama masih menjabat.

CNN mengabarkan, Selasa (8/1/2019), Trump mengatakan pada Jumat lalu bahwa seorang mantan presiden memuji komitmennya untuk membangun tembok perbatasan bagian selatan negara itu.

Namun, tidak ada satu pun dari empat mantan presiden AS yang merasa telah berbicara kepadanya tentang tembok perbatasan.

Baca juga: Jika Trump Terbitkan Status Darurat Nasional di Perbatasan AS...

"Ini seharusnya dilakukan oleh semua presiden pendahulu saya," katanya.

"Mereka semua tahu itu. Beberapa dari mereka bilang kita seharusnya melakukannya," imbuhnya.

Lalu bagaimana tanggapan para mantan presiden "Negeri Paman Sam"?

Jimmy Carter

Sebagai mantan presiden yang paling tua, dia mengaku tidak pernah menyetujui kebijakan Trump soal tembok perbatasan.

"Saya tidak pernah membicarakan tembok perbatasan dengan Presiden Trump dan tidak mendukungnya dalam masalah ini," demikian pernyataan Carter.

George W Bush

Juru bicara mantan Presiden George W Bush, Freddy Ford, juga menyatakan hal senada.

"Mereka tidak membahas hal ini," ucapnya.

Bill Clinton

Juru bicara Bill Clinton, Angel Urena, juga mengatakan Clinton tidak pernah membicarakan tentang membangun tembok di perbatasan.

"Faktanya, mereka belum berbicara sejak pelantikan (Trump)," tuturnya.

Barack Obama

Juru bicara Barack Obama tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari klaim Trump.

Baca juga: Saat Trump Pakai Meme Game of Thrones untuk Isu Tembok Perbatasan..

Meski demikian, saat masih menjabat, Obama menyebut tembik perbatasan tidak diperlukan.

"Negara yang dikelilingi tembok hanya akan memenjarakan dirinya sendiri," ucapnya kepada perwakilan negara anggota PBB pada September 2016.

Dalam pidato di Universitas Rutgers, Mei 2016, Obama juga mengecam gagasan tersebut. Dia menilai tembok berlawanan dengan sejarah Amerika yang tumbuh dari mereka yang berjuang.



Sumber CNN,Newsweek
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X