Kompas.com - 09/01/2019, 10:28 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Empat mantan presiden Amerika Serikat membantah klaim Donald Trump, yang menyebut mereka juga ingin membangun tembok perbatasan dengan Meksiko selama masih menjabat.

CNN mengabarkan, Selasa (8/1/2019), Trump mengatakan pada Jumat lalu bahwa seorang mantan presiden memuji komitmennya untuk membangun tembok perbatasan bagian selatan negara itu.

Namun, tidak ada satu pun dari empat mantan presiden AS yang merasa telah berbicara kepadanya tentang tembok perbatasan.

Baca juga: Jika Trump Terbitkan Status Darurat Nasional di Perbatasan AS...

"Ini seharusnya dilakukan oleh semua presiden pendahulu saya," katanya.

"Mereka semua tahu itu. Beberapa dari mereka bilang kita seharusnya melakukannya," imbuhnya.

Lalu bagaimana tanggapan para mantan presiden "Negeri Paman Sam"?

Jimmy Carter

Sebagai mantan presiden yang paling tua, dia mengaku tidak pernah menyetujui kebijakan Trump soal tembok perbatasan.

"Saya tidak pernah membicarakan tembok perbatasan dengan Presiden Trump dan tidak mendukungnya dalam masalah ini," demikian pernyataan Carter.

George W Bush

Juru bicara mantan Presiden George W Bush, Freddy Ford, juga menyatakan hal senada.

"Mereka tidak membahas hal ini," ucapnya.

Bill Clinton

Juru bicara Bill Clinton, Angel Urena, juga mengatakan Clinton tidak pernah membicarakan tentang membangun tembok di perbatasan.

"Faktanya, mereka belum berbicara sejak pelantikan (Trump)," tuturnya.

Barack Obama

Juru bicara Barack Obama tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari klaim Trump.

Baca juga: Saat Trump Pakai Meme Game of Thrones untuk Isu Tembok Perbatasan..

Meski demikian, saat masih menjabat, Obama menyebut tembik perbatasan tidak diperlukan.

"Negara yang dikelilingi tembok hanya akan memenjarakan dirinya sendiri," ucapnya kepada perwakilan negara anggota PBB pada September 2016.

Dalam pidato di Universitas Rutgers, Mei 2016, Obama juga mengecam gagasan tersebut. Dia menilai tembok berlawanan dengan sejarah Amerika yang tumbuh dari mereka yang berjuang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN,Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.