Mesir Tutup Gerbang Perbatasan dengan Gaza yang Dikuasai Hamas

Kompas.com - 08/01/2019, 23:58 WIB
Gerbang perbatasan Rafah yang memisahkan wilayah Gaza dengan Mesir kini kembali dikuasai oleh Hamas. AFP / SAID KHATIBGerbang perbatasan Rafah yang memisahkan wilayah Gaza dengan Mesir kini kembali dikuasai oleh Hamas.

GAZA, KOMPAS.com - Pemerintah Mesir pada Selasa (8/1/2019), menutup gerbang penyeberangan di perbatasan dengan Gaza, yang dikuasai Hamas setelah ditinggalkan Otoritas Palestina.

Warga Gaza yang ingin kembali dari Mesir masih diizinkan untuk lewat, namun tidak ada satu pun yang diperbolehkan melintasi gerbang perbatasan dari wilayah kantong Palestina itu.

"Untuk saat ini disebut hanya akan berlaku selama satu hari, namun tidak jelas apakah (penutupan) akan diperpanjang," kata Wael Abu Omar, juru bicara otoritas Hamas, yang bertanggung jawab atas penyeberangan perbatasan.

Baca juga: Israel Kerahkan 60 Tank dan Kendaraan Lapis Baja ke Perbatasan Gaza

Langkah penutupan perbatasan oleh Pemerintah Mesir tersebut menyusul keputusan Otoritas Palestina, pada Minggu (6/1/2019), untuk menarik seluruh stafnya dari perbatasan Rafah.

Otoritas Palestina memutuskan menarik pekerjanya dari perbatasan setelah Hamas, kelompok yang mengendalikan Gaza, melakukan penangkapan terhadap sejumlah anggota partai Fatah, pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, di wilayah kantong itu.

Setelah ditinggalkan oleh Otoritas Palestina, Hamas segera kembali memegang kendali penuh gerbang perbatasan di Rafah.

Sebelumnya, pada akhir 2107, Otoritas Palestina merebut kembali kendali atas gerbang perbatasan sebagai bagian dari kesepakatan rekonsiliasi antara Fatah dengan Hamas.

Namun kesepakatan tersebut tampaknya telah dibubarkan dan Abbas pun mengambil sejumlah tindakan terhadap Gaza.

Kelompok Hamas yang memenangkan pemilihan parlemen Palestina terakhir, pada 2006, telah memicu perselisihan dengan Fatah, yang memimpin pemerintahan.

Hamas pun mengusir pasukan Palestina dari Gaza pada tahun berikutnya dan menguasai wilayah kantong tersebut. Kedua partai pun berselisih sejak saat itu.

Hamas juga telah terlibat pertempuran dengan Israel dalam memperebutkan wilayah Gaza sebanyak tiga kali sejak 2008.

Baca juga: Israel Kerahkan Tank ke Perbatasan Jalur Gaza

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X