Kompas.com - 08/01/2019, 11:37 WIB
Foto bertanggal 20 April 2018 yang dirilis media Korea Utara (KCNA) itu memperlihatkan Kim Jong Un memberikan pidato dalam Rapat Pleno Ketiga Komite Pusat Partai Buruh di Pyongyang. KCNA VIA KNS/AFPFoto bertanggal 20 April 2018 yang dirilis media Korea Utara (KCNA) itu memperlihatkan Kim Jong Un memberikan pidato dalam Rapat Pleno Ketiga Komite Pusat Partai Buruh di Pyongyang.

BEIJING, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Beijing, China, Selasa (8/1/2019) dalam kunjungan mendadaknya untuk memenuhi undangan Presiden Xi Jinping.

Melansir AFP, kunjungan itu meningkatkan spekulasi tentang kemungkinan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, karena Kim disebut dapat mengoordinasikan strateginya dengan Xi.

Iring-iringan kendaraan terlihat meninggalkan stasiun kereta Beijing, dengan polisi memblokir jalan beberapa jam setelah kereta Kim melintasi perbatasan ke China utara.

Baca juga: Diundang Presiden Xi, Kim Jong Un Kembali Lawatan ke China

Kantor berita Korea Selatan Yonhap menyebutkan, kereta hijau gelap dengan garis kuning khas Korea Utara tiba di stasiun pada pukul 10.55 waktu setempat.

Kim Jong Un ditemani istrinya, Ri Sol Ju, dan beberapa pejabat senior, berangkat dari Pyongyang dengan kereta pribadinya pada Senin (7/1/2019).

Kunjungan atas undangan Xi akan berakhir sampai Kamis (10/1/2019).

"Baik Xi dan Kim melihat arti dalam mengoordinasikan posisi mereka sebelum KTT Trump-Kim. Itu tampaknya menjadi pola," ucap Bonnie Glaser, penasihat senior di Pusat Studi Strategis dan Internasional.

"Kim juga meminta bantuan Beijing untuk meringankan sanksi internasional," imbuhnya.

Lawatan Kim ke China juga bertepatan dengan hari kedua perundingan antara pejabat AS dan China di Beijing yang bertujuan mengakhiri perang dagang.

Harry Kazianis, direktur studi pertahanan dari Center for National Interest, menilai Xi mendapat keuntungan dari pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X