Seorang Polisi Jepang Bunuh Diri, Diduga Terkait Serangan Bermobil saat Malam Tahun Baru

Kompas.com - 07/01/2019, 11:52 WIB
Polisi menyelidiki sebuah mobil yang menabrak kerumunan di Tokyo, Jepang, saat momen Malam Tahun Baru (1/1/2019). Sembilan orang dilaporkan terluka atas insiden tersebut. AFP/JIJI PRESSPolisi menyelidiki sebuah mobil yang menabrak kerumunan di Tokyo, Jepang, saat momen Malam Tahun Baru (1/1/2019). Sembilan orang dilaporkan terluka atas insiden tersebut.

TOKYO, KOMPAS.com - Kepolisian Tokyo sedang menyelidiki kasus bunuh diri seorang petugas polisi lalu lintas, yang diduga terkait insiden serangan bermobil pada Malam Tahun Baru.

Sehari setelah insiden, seorang petugas berusia 36 tahun dari Departemen Lalu Lintas ditemukan telah tewas di ruang bawah tanah Kantor Polisi Harajuku.

Polisi tersebut diketahui sebagai orang yang bertugas dan bertanggung jawab untuk lalu lintas di lokasi dekat insiden serangan mobil terjadi.

"Petugas tersebut ditemukan dengan luka di kepala. Dia memegang pistol di tangan kanannya dan sebutir peluru telah ditembakkan dari pistol tersebut," kata juru bicara Kepolisian Tokyo kepada AFP, Senin (7/1/2019).

Baca juga: Kerumunan di Tokyo Ditabrak Mobil Saat Malam Tahun Baru, 9 Terluka

"Saat ini kami sedang menyelidiki mengapa hal ini terjadi," tambah juru bicara itu tanpa memberi keterangan lebih lanjut.

Menurut laporan NHK, yang mengutip sumber-sumber dari kepolisian, petugas yang diduga bunuh diri tersebut bertugas di Distrik Harajuku pada Malam Tahun Baru dan berada di dekat lokasi kejadian.

Disampaikan dalam pemberitaan, petugas itu diduga mengalami intimidasi di tempat kerja. Akibat tekanan tersebut, petugas itu kemudian dipercaya melakukan bunuh diri.

Polisi disebut menemukan pesan bunuh diri yang ditulis oleh korban, namun tidak memberikan rincian mengenai isi pesan tersebut.

Insiden serangan bermobil terjadi di kawasan Takeshita Street, Distrik Harajuku, beberapa menit usai pergantian tahun, Selasa (1/1/2019) dini hari.

Seorang pria bermobil secara sengaja menabrak kerumunan pejalan kaki dan menyebabkan setidaknya sembilan orang luka, dengan salah satu di antaranya mengalami luka serius.

Pelaku, yang diketahui bernama Kazuhiro Kusakabe, berusia 21 tahun, langsung ditahan oleh petugas dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan.

Pelaku ditahan dengan tuduhan percobaan pembunuhan dan akan segera menjalani persidangan.

Diberitakan NHK, pelaku mengatakan dia sengaja menabrakkan mobilnya ke arah orang-orang sebagai tindak pembalasan atas hukuman mati. Belum diketahui maksud pernyataan pelaku.

Baca juga: Terbukti Batasi Kuota Mahasiswi, Universitas di Tokyo Minta Maaf

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X