Hari Ini dalam Sejarah, Telepon Internasional Pertama di Dunia

Kompas.com - 07/01/2019, 09:56 WIB
Para kru mempersiapkan panggilan telepon HistoryPara kru mempersiapkan panggilan telepon


KOMPAS.com - Perkembangan teknologi dan informasi memudahkan kita untuk berkomunikasi. Walaupun berbeda negara, kita tetap bisa saling terhubung satu sama lain.

Berkembangnya jaringan telepon dan internet membantu kita untuk berkomunikasi tanpa ada jarak.

Kondisi ini tentu berbeda dengan puluhan tahun lalu, ketika komunikasi masih sulit. Teknologi menjadi kendala utama sistem komunikasi ketika itu. Akibatnya, seseorang yang berada di satu benua sulit melakukan komunikasi dengan seseorang di benua lain.

Semua itu berubah setelah penemuan radio, telegraf, bahkan telepon. Berawal dari komunikasi satu arah, akhirnya bisa berkembang menjadi dua arah secara bersamaan.

Hari ini 92 tahun yang lalu, tepatnya pada 7 Januari 1927, panggilan telepon internasional kali pertama dilakukan. Pecakapan telepon menghubungkan London di Inggris dan New York di Amerika Serikat.

Ketika itu Bell Labs (kini AT&T) melakukan komunikasi secara langsung dengan Kantor Pos Umum Inggris (BT). Percakapan dilakukan oleh Presiden Bell Labs, WS Gifford di New York dan Sir Evelyn Murray, sekretaris Kantor Pos Umum di London.

Dilansir dari The Telegraph, butuh lebih lima dekade setelah penemuan telepon pertama untuk bisa melakukan percakapan antar-benua tersebut.

Percapakan antar keduanya tercatat sebagai panggilan telepon lintas benua pertama di dunia. Setelah peristiwa itu terjadi, maka berbagai perusahaan telepon berlomba-lomba melakukan hal yang sama untuk memberikan layanannya pada komunikasi.

Baca juga: Ramalan Graham Bell Terbukti, Ramalan Kepunahan Smartphone Muncul

Pengembangan 

Sama seperti penemuan lainnya, komunikasi antar-benua menjadi sesuatu hal yang begitu ditunggu-tunggu. Hal ini terus mengalami pembaruan setelah komunikasi telegraf antar-benua pertama pada 1858.

Saat itu, Ratu Inggris Victoria mengirimkan telegram kepada Presiden AS James Buchanan melalui kabel bawah laut yang diletakkan antara Irlandia dan Newfoundland.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Telegraph
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X