30 Orang Tewas akibat Tambang Emas Runtuh di Afghanistan

Kompas.com - 06/01/2019, 20:17 WIB
Ilustrasi tambang emas. (Shutterstock) Ilustrasi tambang emas. (Shutterstock)

KUNDUZ, KOMPAS.com - Sebanyak 30 orang tewas akibat tambang emas runtuh di distrik Kohistan, Badakhshan, Afghanistan pada Minggu (6/1/2019).

Laporan dari AFP menyebutkan, 7 orang lainnya cedera dalam insiden tersebut.

Penduduk desa menggali lubang sedalam 60 meter di dasar sungai. Mereka berada di dalam ketika dinding tambang roboh.

Baca juga: Trump: Karena Perang dengan Afghanistan, Uni Soviet Berubah Jadi Rusia


"Orang-orang menggunakan ekskavator untuk menggali lubang besar di sungai ketika itu runtuh, menjebak puluhan pekerja," ucap Kepala Distrik Mohammad Rustam Raghi.

"Setidaknya 30 orang tewas dan 7 lainnya cedera," imbuhnya.

Dia menambahkan, penduduk setempat yang segera menuju ke lokasi kejadian berhasil menyelamatkan 13 pekerja.

"Puluhan lainnya, termasuk anak-anak, meninggal," tuturnya.

Belum diketahui jelas penyebab terowongan tambang itu runtuh. Juru bicara Gubernur Provinsi, Nik Mohammad Nazari, mengatakan para penambang tersebut tidak bukan profesional.

"Penduduk desa terlibat dalam bisnis ini selama beberapa dekade tanpa kendali pemerintah," ujarnya.

"Kami telah mengirim tim penyelamat ke lokasi, tapi penduduk desa sudah mulai memindahkan jenazah," tuturnya.

Helikopter dari Kementerian Pertahanan telah dikirim untuk membawa uang tunai yang akan diberikan kepada keluarga korban.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X