Kompas.com - 04/01/2019, 18:51 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menolak berkomentar atas rumor tentang rencana Raja Malaysia, Sultan Muhammad V, untuk turun takhta.

Saat didesak dengan pertanyaan seputar isu yang telah ramai beredar sejak awal pekan tersebut, Mahathir mengaku sama tidak tahunya dengan orang lain.

"Seperti Anda semua, saya mendengar desas-desus.. Saya tidak menerima pemberitahuan atau indikasi resmi apa pun soal itu maka saya tidak akan bicara tentang rumor," ujar Mahathir, Jumat (4/1/2019).

Baca juga: Mantan Miss Moscow Dipersunting Raja Malaysia

Saat kembali ditanya tentang raja yang telah kembali menjalankan tugasnya usai cuti selama dua bulan hingga 31 Desember, perdana menteri hanya menjawab "Sejauh yang saya tahu."

Isu mengenai pengunduran diri raja Malaysia berhembus sejak Senin (31/12/2018) lalu, setelah Raja Muhammad V cuti selama dua bulan karena alasan kesehatan.

Selama raja cuti, tanggung jawab raja dipegang oleh Sultan Perak, Nazrin Shah. Namun belum ada kabar mengenai raja yang kembali bertugas setelah masa cutinya usai pada 31 Desember lalu.

Rumor mengenai pergantian raja semakin meluas setelah media melaporkan adanya pertemuan para penguasa Malaysia yang digelar pada Rabu (2/1/2019), untuk membahas persoalan kerajaan.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan Konferensi Para Penguasa untuk menunjuk seorang raja untuk bertindak pada masa ini, Mahathir menjawab hal itu tergantung keputusan para penguasa, yang terdiri dari sembilan sultan kerajaan Malaysia dan empat gubernur negara bagian.

Malaysia menganut sistem rotasi yang unik dalam penunjukkan raja, di mana para sultan akan bergiliran menjabat sebagai raja konstitusional setiap lima tahun.

Raja Malaysia saat ini, Sultan Muhammad V, yang berusia 49 tahun, berasal dari Kelantan dan ditunjuk sebagai raja ke-15 Malaysia pada Desember 2016.

Baca juga: Bantu Bayar Utang Negara, Raja Malaysia Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.