AS Ingin Pastikan Turki Tidak Bantai Kaum Kurdi di Suriah

Kompas.com - 04/01/2019, 08:32 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat konferensi pers Kantor Kemenlu AS, di Washington, DC, pada Jumat (11/5/2018). (AFP/Mandel Ngan) Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat konferensi pers Kantor Kemenlu AS, di Washington, DC, pada Jumat (11/5/2018). (AFP/Mandel Ngan)

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat akan berbicara dengan Turki untuk memastikan bahwa mereka tidak akan membantai kaum Kurdi di Suriah setelah pasukan AS pergi.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengakui adanya kekhawatiran akan nasib para pejuang Kurdi yang sempat menjadi sekutu AS di Suriah utara setelah keputusan mendadak Presiden Donald Trump untuk menarik pasukannya dari negara itu.

"Penting untuk memastikan bahwa Turki tidak akan membantai kaun Kurdi dan melindungi minoritas agama di Suriah. Semua hal itu masih menjadi bagian dari misi AS," kata Pompeo dikutip Newsmax, situs berita populer AS, Kamis (3/1/2019).

Baca juga: Trump Beri Waktu 4 Bulan bagi Pasukan AS untuk Tinggalkan Suriah


Rencana penarikan pasukan AS dari Suriah telah mendorong pengunduran diri menteri pertahanan Jim Mattis karena berbeda pandangan dengan Trump.

Pengunduran diri menteri pertahanan tersebut dikhawatirkan sempat akan menghambat rencana penarikan pasukan AS dari Suriah.

Namun Pompeo kembali memastikan bahwa rencana penarikan pasukan AS dari Suriah akan tetap dilanjutkan, walaupun dia menolak memberitahukan rincian waktu penarikan karena tidak ingin memberi petunjuk kepada musuh.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berjanji akan membersihkan Suriah dari milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang dianggap berhubungan dengan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang telah melancarkan pemberontakan berdarah di Turki sejak 1984.

Para pejuang YPG tersebut dilaporkan telah meninggalkan kawasan Manbij, kota penting di dekat perbatasan Suriah dengan Turki.

Sementara bagi AS, milisi Kurdi telah menjadi tulang punggung bagi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang telah berjasa dalam memerangi kelompok teroris ISIS dan merebut kembali seperempat wilayah Suriah.

Trump telah mengumumkan rencana penarikan pasukan AS dari Suriah setelah menyatakan bahwa ISIS telah dikalahkan di negara itu, mengatakan tugas pasukan AS telah selesai dan mereka tidak lagi diperlukan di Suriah.

Namun Pompeo mengatakan bahwa AS masih memiliki kepentingan dengan Erdogan, termasuk dalam isu penahanan warga AS,.

"Ada banyak hal di mana kami perlu bekerja sama dengan Presiden Erdogan dan kepemimpinan Turki demi mendapatkan hasil terbaik bagi Amerika Serikat," ujar Pompeo, seperti dikutip AFP.

Baca juga: Trump Tetap Ingin Tarik Pasukan dari Suriah, tapi...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

Internasional
Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Internasional
Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Internasional
Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Internasional
Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X