Tak Kunjung Dapat Restu AS, Kroasia Ancam Batal Beli F-16 dari Israel

Kompas.com - 03/01/2019, 23:36 WIB
Jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Israel yang akan dibeli oleh Kroasia.AFP / JACK GUEZ Jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Israel yang akan dibeli oleh Kroasia.

ZAGREB, KOMPAS.com - Pemerinah Kroasia mengancam bakal membatalkan pembelian jet tempur F-16 milik Israel jika tidak kunjung mendapat persetujuan dari AS.

Kroasia pada Maret 2018 lalu telah sepakat untuk membeli 12 unit jet tempur F-16 bekas Angkatan Udara Israel untuk menggantikan pesawat tempur MiG-21 buatan Rusia milik mereka.

Namun kesepakatan bernilai hingga 500 juta dollar AS (sekitar Rp 7 triliun) tertunda realisasinya setelah belum mendapat persetujuan dari Washington.

Jika terlaksana, kesepakatan pembelian jet tempur itu tersebut bakal menjadi transaksi pembelian persenjataan terbesar yang pernah dilakukan negara Balkan itu, sejak berpisah dari Yugoslavia dalam perang 1990-an.


Baca juga: Bikin Jalan Buntu Bernilai Rp 621 Miliar, Pemerintah Kroasia Dikecam

Namun, AS menunjukkan keberatan dengan penjualan jet dan menginginkan dihilangkannya sistem elektronik tambahan yang dipasang Israel sebelum dapat menjual F-16 tersebut ke negara lain.

Setelah berbulan-bulan tertunda tanpa kepastian terkait kesepakatan penjualan tersebut, Kementerian Pertahanan Kroasia memutuskan memberi tenggat waktu kepada Israel hingga 11 Januari mendatang.

"Kementerian Pertahanan meminta kepada Israel untuk memberikan kepastian pada 11 Januari tentang apakah dapat mengirimkan pesawat atau tidak," kata pernyataan kementerian, Kamis (3/1/2019).

Jika Kroasia tidak dapat membeli jet dengan spesifikasi yang diinginkannya dari Israel, maka pemerintah akan membatalkan kesepakatan tersebut.

"Tentunya kami juga tidak senang jika hal ini terjadi," kata Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic, Rabu (2/1/2019).

Tak hanya Israel, sejumlah negara dilaporkan telah mengajukan penawaran penjualan pesawat jet kepada Kroasia, termasuk Yunani, Korea Selatan, Swedia, hingga Amerika Serikat.

Baca juga: Argentina Kalah Telak dari Kroasia, Pria India Pilih Bunuh Diri

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X