Trump Peringatkan Shutdown AS Bisa Berlangsung Lama - Kompas.com

Trump Peringatkan Shutdown AS Bisa Berlangsung Lama

Kompas.com - 03/01/2019, 11:40 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.AFP / NICHOLAS KAMM Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan bertemu dengan dua pimpinan oposisi dari Partai Demokrat.

Pertemuan itu untuk mencari solusi berakhirnya penutupan layanan pemerintah ( shutdown) parsial yang hampir memasuki dua pekan.

Dalam pertemuan tertutup di Gedung Putih Rabu (2/1/2019), Trump berunding dengan pemimpin minoritas Senat Chuck Schumer dan calon Ketua House of Representatives Nancy Pelosi.

Baca juga: Trump Undang Pimpinan Kongres AS untuk Bertemu Bahas Shutdown


Namun seperti dilansir AFP, pertemuan itu gagal menghasilkan kesepakatan yang bisa mengakhiri shutdown parsial sejak 22 Desember tersebut.

Schumer berkata, dia sudah meminta Trump untuk mendukung proposal yang diajukan Demokrat supaya shutdown bisa segera diakhiri.

"Saya bertanya langsung kepadanya. 'Tuan Presiden, beri saya satu alasan bagus mengapa Anda masih ingin shutdown ini berlangsung'," kata Schumer.

"Dan dia tidak bisa memberikan saya jawaban yang saya inginkan," terang senator dari daerah pemilihan New York tersebut.

Politisi Republik Kevin McCarthy yang bakal menjadi pemimpin minoritas di House berkata, para pemimpin dua partai bakal bertemu pada Jumat (4/1/2019).

"Keadaan ini (shutdown) tidak perlu berlangsung dalam jangka waktu yang lama," ujar McCarthy. Namun sikap berbeda ditunjukkan Trump.

Dalam pertemuan kabinet, presiden 72 tahun itu memperingatkan shutdown bisa berlangsung lama jika dia tak mendapat dana membangun tembok perbatasan.

Trump menegaskan isu yang dia bawa merupakan isu besar karena berkaitan dengan keamanan nasional, dan tidak boleh terlewat.

"Saya kira semua orang di negeri ini bakal berpikir bahwa saya yang benar. Pemerintah tidak akan terbuka dalam waktu yang lama," ancam Trump.

Pertemuan Trump dengan Pelosi dan Schumer merupakan yang pertama pada Januari sejak terakhir kali mereka berunding pada 11 Desember di Ruang Oval.

AS memasuki shutdown parsial setelah proposal pembangunan tembok di perbatasan Meksiko sebesar 5 miliar dollar AS, atau Rp 72,4 triliun, tak disetujui.

Demokrat hanya bersedia menyetujui 1,3 miliar, sekitar Rp 18,8 trilun, dan membuat Trump menolak menandatangani sebagian pengeluaran negara.

Shutdown itu membuat ratusan ribu pegawai negeri terpaksa dirumahkan atau furlough (bekerja tanpa dibayar) selama Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Trump Siap Bernegosiasi untuk Akhiri Shutdown


Terkini Lainnya

Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Nasional
Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Regional
Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Regional
Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Megapolitan
Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Megapolitan
Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Internasional
Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Megapolitan
Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Regional
Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Regional
Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional

Close Ads X