Trump Mengklaim Telah Memecat Mantan Menhan AS

Kompas.com - 03/01/2019, 07:37 WIB
Menhan AS Jim Mattis saat berbicara di Singapura, Sabtu (3/6/2017). ROSLAN RAHMAN / AFP Menhan AS Jim Mattis saat berbicara di Singapura, Sabtu (3/6/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritikan kepada mantan Menteri Pertahanan James Mattis.

Dalam jumpa pers di Gedung Putih, dia menyatakan tidak bahagia dengan performa Mattis terutama terkait krisis keamanan di Afghanistan.

"Apa yang sudah dia (Mattis) lakukan bagi saya? Coba lihat hasil kerjanya di Afghanistan," sindir Trump dikutip AFP Rabu (2/1/2019).

Baca juga: Menhan AS Mundur karena Percakapan Telepon Trump dan Erdogan


Dia mengklaim telah memecat Mattis meski yang bersangkutan dilaporkan justru yang mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya.

"Saya berharap yang terbaik untuknya. Namun kalian tahu dia dipecat Presiden (Barack) Obama. Jadi saya pun memecat dia," ungkap Trump.

Mattis pernah menjabat sebagai Kepala Komando Pusat AS hingga Obama mendepaknya pada 2013 karena pandangan kerasnya soal Iran.

AFP memberitakan, Trump dikenal sebagai sosok presiden yang langsung melontarkan ejekan kepada mantan stafnya setelah mereka meninggalkan posnya.

Sebelum mengejek Mattis, presiden 72 tahun itu sering memuji pensiunan Jenderal Korps Marinir sebagai "Mattis Si Anjing Gila".

Posisi Mattis sebagai pemimpin Pentagon untuk sementara digantikan Patrick Shanahan yang sebelumnya berposisi sebagai Wakil Menhan.

Shanahan berkata dia bakal melanjutkan kebijakan era Mattis yang dikenal sebagai "Kompetisi Kekuatan Negara Besar" antara Rusia dan China.

Seorang pejabat Pentagon yang tak disebutkan identitasnya mengungkapkan, di hari pertama Shanahan telah memberi tahu stafnya agar mereka fokus kepada China.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X