Seorang Pengantin Pria Tuntut Teman yang Lakukan "Prank" Kepadanya

Kompas.com - 02/01/2019, 15:40 WIB
Dalam gambar adalah pengantin pria bernama Ai Guangtao ketika menghindari teman-temannya karena mereka melakukan prank kepadanya. Dia sempat dirawat setelah ditabrak mobil saat menghindari lelucon temannya. Sohu via SCMPDalam gambar adalah pengantin pria bernama Ai Guangtao ketika menghindari teman-temannya karena mereka melakukan prank kepadanya. Dia sempat dirawat setelah ditabrak mobil saat menghindari lelucon temannya.

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang pengantin pria di China yang ditabrak mobil karena lari dari prank dilaporkan menuntut ganti rugi kepada teman yang melakukan prank kepadanya.

Ai Guangtao menderita luka retak di kepala dan luka lebam di sekujur tubuh setelah ditabrak mobil di jalan raya Zunyi, Provinsi Guizhou.

Baca juga: Lari dari Prank Temannya, Seorang Pengantin Pria Ditabrak Mobil

Sebelumnya Ai menghindar dari lelucon yang dibuat teman-temannya untuk merayakan pernikahannya pada November 2018 lalu.


Dilaporkan SCMP Rabu (2/1/2019), teman-temannya melemparkan telur, melumurinya dengan bir dan tinta, serta memukulinya pakai bambu.

"Saya disiksa di hari pernikahan saya sehingga saya menjadi kesal. Saya melarikan diri dengan keadaan tak bisa melihat dengan baik karena tinta di tubuh saya," keluh Ai.

Pria 24 tahun itu tengah menuju rumah ketika teman-temannya mengejarnya dan membuatnya menuju ke jalan raya, dan akhirnya ditabrak mobil.

Kemalangan Ai tak berhenti sampai di situ. Polisi memutuskan Ai bertanggung jawab karena mobil yang menabraknya mengalami kerusakan.

Perusahaan asuransi si pemilik mobil meminta Ai harus menanggung ganti rugi kerusakan sebesar 30.000 yuan, atau sekitar Rp 63,3 juta.

"Perusahaan asuransi menuntut saya. Jadi saya harus menuntut teman-teman yang sudah mengerjai saya," kata Ai dikutip Btime.com.

Sebelum Ai menuntut teman-temannya, mereka sudah mengakui kesalahan mereka dan bersedia membayar biaya perawatan 6.000 yuan (Rp 12,6 juta).

Tradisi "prank" di hari pernikahan sudah berlangsung selama ribuan tahun dan awalnya bertujuan untuk mengusir roh jahat.

Praktik itu terbilang populer karena menciptakan suasana gembira meski pada perkembangannya menjadi sangat memalukan hingga berujung adanya korban luka.

Dalam banyak kasus, seringkali pasangan baru dan orangtua mereka seringkali menjadi target lelucon dengan diminta mengenakan kostum memalukan.

Baca juga: Marak Prank Pembeli Pura-pura Bawa Kabur Perhiasan dari Toko di China

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X